Geger, Bayi Baru Lahir Ditinggalkan di Poskamling Probolinggo! Begini Kondisinya
Saat ditemukan, tubuh bayi yang diperkirakan baru berusia beberapa jam itu dibalut dengan selimut berwarna merah dan sebuah daster cokelat bermotif bunga. Bayi memiliki berat 2,8 kilogram dan panjang 47 sentimeter.
PROBOLINGGO, SJP — Seorang bayi baru lahir ditemukan dalam kondisi terbungkus selimut di Pos Kamling (Pos Keamanan Lingkungan) Desa Posangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jumat (12/9/2025) dini hari.
Praktis, penemuan bayi yang berjenis kelamin perempuan itu membuat geger warga sekitar. Bayi dengan tali pusar yang masih belum terpotong itu kini telah mendapatkan perawatan medis.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga, Abdul Mukti, sekitar pukul 03.00 WIB.
Warga setempat Abdul Mukti mengaku terbangun karena mendengar tangisan keras yang awalnya dikiranya berasal dari anaknya sendiri.
“Setelah saya periksa, ternyata ada bayi yang tergeletak di Poskamling,” jelas Abdul.
Khawatir dengan kondisi bayi, ia segera membawa bayi itu ke dalam rumahnya untuk menghangatkan sebelum memanggil warga dan kepala desa.
Saat ditemukan, tubuh bayi yang diperkirakan baru berusia beberapa jam itu dibalut dengan selimut berwarna merah dan sebuah daster cokelat bermotif bunga.
Mendapatkan informasi tersebut, Babinsa setempat langsung mendatangi lokasi bayi itu.
Bayi itu memiliki berat 2,8 kilogram dan panjang 47 sentimeter. Kepala Desa (Kades) Posangit Leres, Salam, langsung membawa bayi tersebut ke Puskesmas Sumberasih untuk penanganan lebih lanjut.
“Saat ditemukan, bayi terlihat menggigil kedinginan. Syukurlah, setelah dirawat, suhu tubuhnya mulai kembali normal,” ujar Salam.
Meski bayi sudah selamat, pencarian orang tuanya segera dimulai. Salam menyatakan akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki kasus ini.
“Saya diberi tugas untuk menemukan orang tua bayi yang tidak bertanggung jawab ini,” tegasnya.
Penemuan ini sudah dilaporkan ke petugas, Satreskrim Polres Probolinggo Kota telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Upaya penyelidikan terus dilakukan untuk mengidentifikasi dan menemukan orang tua yang diduga meninggalkan bayinya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

