Diduga Korsleting, Pom Mini di Jalur Kawah Ijen Bondowoso Ludes Terbakar, Tiga Pekerja Terluka

Kebakaran melanda Pom Mini di Desa Sukosari, Bondowoso, Senin (15/6/2026). Tiga karyawan mengalami luka bakar ringan, sementara kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah akibat dugaan korsleting mesin.

15 Jun 2026 - 18:31
Diduga Korsleting, Pom Mini di Jalur Kawah Ijen Bondowoso Ludes Terbakar, Tiga Pekerja Terluka
Proses pemadaman oleh petugas Damkar (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Sebuah stasiun pengisian bahan bakar mini (Pom Mini) di Desa Sukosari, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, terbakar pada Senin (15/6/2026) siang. Insiden yang terjadi di jalur menuju kawasan wisata Kawah Ijen itu menyebabkan tiga orang karyawan mengalami luka bakar ringan dan harus mendapatkan perawatan medis.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.10 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap dua unit mesin pompa bahan bakar mini beserta sejumlah barang di lokasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Petugas Damkar Bondowoso menerima laporan kejadian pada pukul 13.18 WIB dan langsung mengerahkan armada menuju lokasi. Setelah menempuh perjalanan sekitar setengah jam, tim tiba di lokasi pada pukul 13.47 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman serta pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.

Kepala Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel dan sejumlah armada setelah menerima laporan dari warga.

"Kami menerima laporan kebakaran Pom Mini di Desa Sukosari pada pukul 13.18 WIB. Tim langsung bergerak ke lokasi dengan membawa kendaraan Carcentro, Water Supply, dan Rescue untuk melakukan penanganan," ujar Kasatpol PP.

Berdasarkan hasil penanganan dan keterangan saksi di lokasi, kebakaran diduga bermula dari korsleting pada mesin dispenser bahan bakar (DAP). Saat itu, salah seorang penjaga bernama Samsul tengah menghidupkan mesin tersebut sebelum muncul percikan api dari bagian bawah.

"Ketika rekan korban hendak mengambil alat pemadam api ringan (APAR), api justru menyambar dan mengenai salah satu pekerja. Dalam waktu singkat kobaran api membesar sehingga warga segera menghubungi petugas melalui layanan SiJaguar," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang pekerja mengalami luka bakar ringan. Mereka masing-masing adalah Samsul (32), Fernando (26), dan Tio (27). Ketiganya langsung dievakuasi ke Puskesmas Sukosari untuk mendapatkan penanganan medis.

Selain menimbulkan korban luka, kebakaran juga merusak dua unit mesin pompa bahan bakar mini, sebuah televisi, dan kasur kapuk yang berada di lokasi usaha. Nilai kerugian masih dalam proses pendataan, namun diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kasatpol PP mengimbau masyarakat yang mengelola usaha penyimpanan maupun penjualan bahan bakar untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik dan peralatan operasional guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

"Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan standar keselamatan, terutama pada usaha yang berkaitan dengan bahan mudah terbakar. Pemeriksaan instalasi listrik dan kesiapan APAR perlu dilakukan secara berkala untuk meminimalkan risiko kebakaran," tegasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow