Gagal Mendahului, Pelajar di Blitar Tewas Usai Hantam Bus di Sutojayan

Selain tewaskan seorang pelajar, satu pelajar lain yang dibonceng juga mengalami kritis akibat insiden itu.

19 Jan 2026 - 06:00
Gagal Mendahului, Pelajar di Blitar Tewas Usai Hantam Bus di Sutojayan
Kondisi sepeda motor ringsek saat dilindas bus pariwisata di Sutojayan, Kabupaten Blitar. (Ist/SJP) @

BLITAR, SJP – Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dan bus terjadi di Jalan Raya Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, pada Ahad (18/1/2026). 

Insiden itu mengakibatkan seorang pelajar tewas dan satu lainnya mengalami luka berat.

Korban tewas berinisial YAP (18), seorang pelajar asal Desa Bumiayu, Kecamatan Panggungrejo. 

Korban sempat dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar akibat luka serius di bagian kepala, namun dinyatakan meninggal dunia saat dalam perawatan. 

Sementara itu, rekan korban berinisial AQ (17), kini dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.

Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Fiz-R yang dikendarai YAP melaju dari arah barat menuju timur. 

Setibanya di lokasi kejadian, pengendara mencoba mendahului kendaraan yang berada di depannya.

"Diduga pengendara motor kurang berhati-hati saat mengambil jalur kanan untuk mendahului. Di saat bersamaan, muncul bus Isuzu dari arah berlawanan, yakni dari timur ke barat. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tidak dapat dihindarkan," ujar Aiptu Muheni saat dikonfirmasi pada Senin (19/1/2026).

Bus Isuzu tersebut diketahui dikemudikan oleh Agus Santoso (49), warga Desa Tanjungraji, Kabupaten Nganjuk. 

Pengemudi bus dilaporkan tidak mengalami luka fisik dalam insiden tersebut.

Pihak kepolisian menyimpulkan bahwa faktor utama penyebab kecelakaan adalah kelalaian dan kurangnya kewaspadaan pengendara sepeda motor saat melakukan manuver mendahului di jalur yang tidak aman.

Akibat kecelakaan ini, sepeda motor korban mengalami kerusakan berat pada bagian depan. Total kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp10 juta.a

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para remaja, untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memperhitungkan jarak aman sebelum mendahului kendaraan lain. Kewaspadaan adalah kunci utama menghindari fatalitas di jalan raya," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow