Empat Kali Semeru Erupsi, Abu Vulkanik Terbang ke Arah Timur dan Tenggara

Warga dimintai untuk berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitaran lereng Gunung Semeru karena adanya potensi awan panas, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai dan potensi turun hujan abu.

17 Apr 2025 - 15:00
Empat Kali Semeru Erupsi, Abu Vulkanik Terbang ke Arah Timur dan Tenggara
Gunung Semeru erupsi dengan lontaran abu sekitar 1000 meter pada Kamis, 17 April 2025. (Foto: Beritasatu)

LUMAJANG, SJP -  Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang kembali mengalami erupsi yang keempat kalinya. Warga dimintai untuk berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar lereng gunung. Karena adanya potensi turun hujan abu yang mengarah ke pemukiman warga.

Berdasar pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas vulkanik terjadi pada pukul 09.17 WIB dengan semburan abu setinggi 1000 meter. Namun sebelum itu, erupsi juga terjadi sebanyak tiga kali dengan semburan abu sekitar 700 hingga 900 meter.

Petugas pos pantau Gunung Api Semeru, Sigit Rian Alfian melaporkan bahwa kolom abu erupsi berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur dan tenggara.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur dan tenggara. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 117 detik,” jelasnya.

Status Gunung Semeru masih berada di level ll (waspada). Sampai saat ini, belum ada laporan terkait dampak aktivitas vulkanik tersebut.

“Pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak,” ucap Sigit sebagaimana dilansir dari Beritasatu.com.

Pihaknya meminta warga untuk tetap berhati-hati. Karena adanya potensi awan panas, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru dan tetap mengikuti arahan dari PVMBG.

Penulis: Maria Karolina Bupu, mahasiswa magang Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow