Dua Momentum Besar 6 Juni di Nganjuk: Hari Boyongan dan Kelahiran Bung Karno
Tidak terasa perjalanan sejarah ini telah menginjak usia ke-146 tahun sejak pertama kali dilaksanakan pada masa pemerintahan Bupati Sosro Koesoemo III tahun 1880 silam.
NGANJUK, SJP — Tanggal 6 Juni 2026 bukan sekadar lembaran kalender biasa bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk. Hari ini, sebuah momentum istimewa diperingati dengan penuh khidmat sekaligus semangat membara, menyatukan dua sejarah besar yang sarat akan nilai perjuangan dan kebudayaan.
Saat ditemui di Pendopo Sosro Kusumo dengan mengenakan busana adat Jawa lengkap, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan pesannya dengan penuh kehangatan.
Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa hari ini merupakan hari yang sangat istimewa, yakni peringatan Hari Boyongan Nganjuk dari Berbek menuju Pendopo Kabupaten Nganjuk.
Menurut orang nomor satu di Nganjuk tersebut, tidak terasa perjalanan sejarah ini telah menginjak usia ke-146 tahun sejak pertama kali dilaksanakan pada masa pemerintahan Bupati Sosro Koesoemo III tahun 1880 silam.
"Kami memohon dukungan dari semua pihak, terutama rekan dari media Suarajatimpost, yang luar biasa produktif dan aktif dalam memberikan liputan seputar Nganjuk, baik liputan umum maupun liputan spiritual," ungkap Bupati Nganjuk di sela-sela kegiatannya sebelum menuju Alun-Alun Berbek, Sabtu (6/6/2026).
Bupati Nganjuk yang akrab disapa Kang Marhaen tersebut mengapresiasi kontribusi media dan masyarakat dalam merawat ingatan kolektif daerah, termasuk mendokumentasikan tempat-tempat bersejarah dan dikeramatkan sebagai bagian dari warisan leluhur.
Ia menambahkan, keunikan tanggal 6 Juni kian terasa magis karena bertepatan langsung dengan Hari Kelahiran Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Bung Karno, yang lahir pada 6 Juni 1901. Pertemuan dua momentum besar ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen daerah untuk terus berbenah dan melangkah maju.
Di akhir pesannya, dengan kepalan tangan yang mantap, orang nomor satu di Nganjuk ini memberikan suntikan semangat khas untuk mengawal seluruh rangkaian liputan dan peringatan sejarah tersebut.
"Selamat Hari Boyongan, 6 Juni 2026. Gaspoll untuk liputannya!" pungkas Bupati Nganjuk. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

