DPW Petakan Tiga Nama Calon Ketua DPC PKB Bondowoso, Ahmad Dhafir, Tohari dan Ubaidillah Bersaing
Forum Muscab tak melahirkan kandidat tambahan, tiga nama hasil pemetaan DPW PKB Jatim lanjut ke tahap assessment dan wawancara DPP.
BONDOWOSO, SJP - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur mulai memetakan calon kepengurusan baru untuk periode 2026–2031 dengan pola yang berbeda dari sebelumnya. Penentuan kepemimpinan kali ini tidak lagi berbasis figur semata, melainkan berlandaskan periodisasi organisasi yang lebih sistematis dan terstruktur.
Ketua DPW PKB Jawa Timur, Baddrut Tamam menegaskan, proses penjaringan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan pemetaan internal DPW serta usulan dari tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC) melalui forum musyawarah cabang (Muscab). Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Dewan Pengurus Pusat (DPP).
“Periodisasi ini bukan soal orang per orang, tetapi tentang masa kepengurusan 2026–2031. DPW hanya melakukan pemetaan kader yang berpotensi, sementara DPC diberi ruang untuk mengusulkan nama tambahan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2026).
Dalam proses tersebut, DPW PKB Jatim telah memetakan tiga nama yang dinilai layak masuk bursa calon ketua DPC, yakni Ahmad Dhafir, Tohari, dan Ubaidillah. Ketiga nama ini selanjutnya akan mengikuti tahapan fit and proper test yang diselenggarakan oleh DPP PKB.
Menurut Bupati Pamekasan periode 2018-2023 ini, seluruh peserta Muscab telah diberikan kesempatan untuk mengusulkan nama tambahan di luar hasil pemetaan DPW. Namun, hingga forum berakhir, tidak ada usulan baru yang diajukan.
Tahapan fit and proper test sendiri akan dilakukan dalam dua tahap. Pertama adalah assessment yang mencakup uji kemampuan kepemimpinan, keadilan, dan konsistensi. Selanjutnya, para kandidat akan menjalani sesi wawancara mendalam.
“Hasil dari dua tahapan itu akan menjadi dasar bagi DPP untuk menetapkan dan menerbitkan surat keputusan (SK) kepengurusan periode 2026–2031,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh kandidat yang masuk dalam pemetaan telah menyatakan kesediaannya untuk menjadi bagian dari kepengurusan, termasuk kesiapan untuk menjabat sebagai ketua apabila ditetapkan oleh DPP.
"Meski demikian, kewenangan penuh dalam menentukan siapa yang akan menjadi ketua tetap berada di DPP PKB. DPW hanya bertugas melakukan pemetaan awal dan memfasilitasi proses penjaringan aspirasi dari tingkat bawah," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

