Muscab PKB Bondowoso Kunci Tiga Nama, DPP Jadi Penentu
Muscab PKB Bondowoso menetapkan tiga kandidat ketua hasil evaluasi kinerja DPW. Proses kini menunggu keputusan DPP, dengan jaminan tidak ada kekosongan kepemimpinan selama masa transisi.
BONDOWOSO, SJP - Dinamika pemilihan Ketua DPC PKB Kabupaten Bondowoso dalam Musyawarah Cabang (Muscab) mulai menemukan titik terang. Forum pleno yang digelar di Hotel Ijen View, Sabtu (4/4/2026), resmi mengerucutkan nama-nama kandidat menjadi tiga figur yang dinilai layak memimpin partai yang akan datang.
Penetapan tiga nama tersebut bukan tanpa proses. Mekanisme internal partai melalui evaluasi kinerja oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) menjadi dasar utama dalam menjaring kandidat, sebelum akhirnya diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk diputuskan.
Meski belum ada penentuan siapa pimpinan DPC PKB Bondowoso, panitia memastikan roda organisasi tetap berjalan tanpa kekosongan kepemimpinan. Proses transisi kini tinggal menunggu keputusan final dari DPP yang diperkirakan tidak akan memakan waktu lama dan berkisar dalam satu pekan yang akan datang.
Ketua Panitia Muscab PKB Bondowoso, Sutriono, menjelaskan, ahwa seluruh tahapan telah berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Dalam forum pleno, rekomendasi DPW yang berbasis pada penilaian kinerja pengurus inti telah dibacakan dan disepakati.
“Dari mekanisme yang ada, DPW melakukan evaluasi kinerja di lapangan, termasuk menyerap masukan dari tokoh masyarakat dan kiai. Hasilnya kemudian dihimpun dan diusulkan ke DPP, lalu DPP menetapkan tiga nama,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Adapun tiga kandidat yang muncul dalam forum tersebut adalah Ahmad Dafir, Tohari, dan Ubaidillah yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB Jawa Timur. Ketiganya dinilai memiliki kapasitas berdasarkan rekam jejak dan hasil evaluasi internal partai.
Sutriono menegaskan, forum pleno juga telah memberikan ruang bagi peserta untuk mengajukan tambahan nama. Namun hingga forum ditutup, tidak ada usulan lain yang masuk, sehingga jumlah kandidat tetap tiga orang.
“Sudah dibuka kesempatan di forum pleno, tetapi tidak ada tambahan. Artinya forum sudah mencukupkan tiga nama ini untuk diusulkan,” jelasnya.
Selanjutnya, ketiga nama tersebut akan diproses di tingkat DPW sebelum disahkan oleh DPP menjadi satu nama ketua definitif. Menurut Sutriono, keputusan final sepenuhnya menjadi kewenangan DPP sebagai bagian dari mekanisme nasional partai.
“Kita tunggu saja, kemungkinan tidak lama lagi karena ini proses nasional dan biasanya dilakukan serentak,” imbuhnya.
Terkait kondisi kepemimpinan saat ini, ia memastikan tidak ada kekosongan. Menurutnya, partai telah menyiapkan mekanisme transisi agar organisasi tetap berjalan.
“Yang jelas tidak akan ada kekosongan kepemimpinan. Mekanismenya sudah diatur dalam AD/ART dan disiapkan oleh DPP,” tegasnya.
Ia menambahkan, meski berbeda dari pola sebelumnya, proses kali ini tetap menjamin kesinambungan kepemimpinan hingga terbitnya Surat Keputusan (SK) dari DPP. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

