DPUPR Soroti Sembilan Titik Rawan Genangan Air di Kota Batu
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu telah bersiap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi
KOTA BATU, SJP - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menegaskan kesiapannya dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Seperti banjir dan genangan air akibat tingginya curah hujan.
Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan, fokus utamanya dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yaitu penanganan cepat di area rawan untuk meminimalkan dampak terhadap masyarakat.
"Kami sangat sadar, bahwa bencana hidrometeorologi adalah keniscayaan. Namun, respons cepat dalam penanganan menjadi kewajiban kami. Kami siap bergerak cepat agar dampaknya tidak terlalu serius bagi warga Kota Batu," ucapnya, Sabtu (18/1/2025).
Dia mengungkapkan, ada 9 titik prioritas penanganan untuk mengurangi risiko genangan air. Yakni kawasan Jalan Kartini, alun-alun di Jalan Semeru, area belakang Pos Polisi Batu, Kantor Kelurahan Sisir, kawasan Bulukerto, Jalan Sultan Agung, Jalan Kasiman, dan Jalan Diponegoro.
Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melakukan langkah teknis dan mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kebiasaan buruk itu berkontribusi terhadap terjadinya genangan air dan menyulitkan upaya mitigasi banjir.
“Semua titik tersebut menjadi fokus utama kami. Penanganan segera dilakukan agar risiko genangan air dapat diminimalkan. Ditambah dengan langkah masyarakat yang bersama-sama menjaga lingkungan, agar kita tidak menyusahkan diri sendiri maupun orang lain," tutupnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

