DPUPR Blitar Fokus Benahi Jalan, 30 Titik Masuk Target 2026
Pada tahun 2026 ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar fokus membenahi jalan dan ada 30 titik yang masuk menjadi target perbaikan.
BLITAR, SJP - Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan pada tahun 2026.
Sebanyak 30 lokasi ditargetkan masuk dalam program pembangunan jalan beton maupun hotmix yang tersebar di berbagai kecamatan.
Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kualitas akses transportasi masyarakat, sekaligus memperbaiki sejumlah ruas jalan yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan menyebutkan bahwa total anggaran yang disiapkan untuk sektor jalan mencapai sekitar Rp80 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan jalan dengan metode hotmix maupun beton.
"Total anggaran sekitar Rp80 miliar untuk pembangunan jalan tahun ini, baik hotmix maupun beton. Untuk beton sendiri, ada sekitar 30 titik yang kami siapkan," ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Ia menjelaskan, penentuan lokasi dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan jalan serta urgensi kebutuhan masyarakat. Sejumlah ruas yang sebelumnya menjadi sorotan publik kini masuk dalam daftar prioritas.
Di wilayah Kecamatan Ponggok, ruas Candirejo–Sidorejo menjadi salah satu fokus penanganan setelah sempat dikeluhkan warga. Sementara di Kecamatan Garum dan Nglegok, beberapa jalur penghubung antar desa juga akan diperkuat dengan konstruksi beton.
Perhatian tidak hanya tertuju pada wilayah tengah dan utara, namun juga kawasan selatan Kabupaten Blitar. Daerah seperti Binangun, Wonotirto, hingga Panggungrejo yang memiliki kondisi medan cukup berat turut masuk dalam program pembangunan tahun ini.
Selain itu, ruas jalan di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, juga menjadi prioritas setelah sebelumnya memicu keluhan masyarakat akibat kerusakan yang menghambat aktivitas.
Meski telah menetapkan sejumlah titik prioritas, DPUPR masih melakukan penghitungan terkait total panjang jalan yang akan dibangun. Hal ini karena proses perencanaan teknis dan penyesuaian harga satuan masih berlangsung.
Pemerintah menargetkan pengerjaan fisik dapat dimulai pada Mei 2026. Dengan dimulainya proyek tersebut, diharapkan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Blitar semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi warga.
"Insyaallah bulan Mei pekerjaan fisik sudah mulai berjalan," imbuhnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

