DPRD Kota Mojokerto: Kalau Mengikuti SOP, Musibah di Pantai Drini Bisa Dicegah
Adanya perhitungan resiko dan potensi bahaya dan tracking lokasi seharusnya memang dilakukan oleh pihak sekolah. Terutama tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) kunjungan ke lokasi rawan dan berbahaya.
KOTA MOJOKERTO, SJP - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto Rambo Garudo meminta pemerintah serius mengevaluasi kegiatan outing class di Kota Mojokerto.
Insiden laka laut yang menimpa 4 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Mojokerto hingga meregang nyawa tidak boleh terulang.
Rambo menegaskan, kegiatan outing class seharusnya bisa dilakukan pada pedalaman sejarah dan edukasi tentang pelestarian budaya lokal.
Adanya perhitungan resiko dan potensi bahaya dan tracking lokasi seharusnya memang dilakukan oleh pihak sekolah. Terutama tentang standar operasional prosedur (SOP) kunjungan ke lokasi rawan dan berbahaya.
"Memang betul (outing class) bermanfaat. Namun pemilihan tempat, prediksi dan risiko harus dihitung ulang. Kalau memang risikonya lebih besar daripada manfaatnya, harus kira hindari. Seperti itu," kata politisi PDI Perjuangan Kota Mojokerto itu, Rabu (29/1/2025).
Dia menegaskan, pada prinsipnya kalau kegiatan itu mengikuti SOP dan lebih hati-hati, musibah di Pantai Drini tersebut bisa dicegah.
“Tidak sampai terjadi kecelakaan yang menurut saya bisa diantisipasi, kegiatan outing class perlu mendapat perhatian khusus, terutama terkait skala prioritas dan keamanannya,” ujar anggota DPRD Kota Mojokerto dengan perolehan suara terbanyak itu.
Dokter Rambo, sapaan akrabnya, juga menyampaikan duka mendalam atas insiden itu.
Ia bersama Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto juga mengunjungi rumah duka siswa meninggal dunia akibat laka laut di Pantai Drini Yogyakarta itu.
"Kami sampaikan duka mendalam. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menerima ujian kehidupan ini," tandas Anggota Komisi III DPRD Kota Mojokerto itu.
Sebelumnya, 13 siswa SMP Negeri Mojokerto terseret ombak saat kegiatan outing class di Pantai Drini Yogyakarta pada Selasa (28/1/2025). 4 siswa dinyatakan meninggal dunia, 9 siswa berhasil diselamatkan. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

