Diterjang Angin Kencang, Dua Rumah di Pasrepan Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon

Hembusan angin kencang di kawasan tersebut menyebabkan sebuah pohon besar di area permukiman tidak mampu menahan beban dan langsung roboh menimpa bangunan di bawahnya.

21 Jan 2026 - 10:30
Diterjang Angin Kencang, Dua Rumah di Pasrepan Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Warga sekitar saat gotong royong membersihkan pohon yang tumbang menimpa salah satu rumah. (Foto: Isbi/SJP)

PASURUAN, SJP — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Pasuruan kembali memicu dampak material yang signifikan. 

Dua rumah warga di Dusun Krajan, Desa Petung, Kecamatan Pasrepan, dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah tertimpa pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (20/1/2026) petang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.59 WIB di tengah guyuran hujan dengan intensitas tinggi. 

Hembusan angin kencang di kawasan tersebut menyebabkan sebuah pohon besar di area permukiman tidak mampu menahan beban dan langsung roboh menimpa bangunan di bawahnya.

Dua bangunan yang terdampak diketahui merupakan milik Tunarsih dan Misnati. Keduanya mengalami kerusakan serius pada bagian atap dan struktur bangunan utama akibat hantaman batang pohon berukuran besar tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengonfirmasi bahwa insiden ini murni dipicu oleh faktor cuaca ekstrem.

"Kombinasi hujan lebat dan angin kencang mengakibatkan pohon tumbang di Dusun Krajan, Desa Petung. Dampaknya, dua rumah warga mengalami kerusakan fisik," ujar Sugeng pada Rabu (21/1/2026).

Pasca-kejadian, tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Pasuruan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan evakuasi material pohon. 

Langkah penanganan ini dilakukan melalui sinergi dengan perangkat Desa Petung, Babinsa, serta pengurus RT dan RW setempat.

Meskipun kerusakan bangunan tergolong signifikan, Sugeng memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum pohon menimpa bangunan mereka.

"Korban jiwa nihil. Saat ini, fokus kami adalah menyelesaikan pendataan kerugian materiil serta memastikan kebutuhan darurat warga terdampak terpenuhi," tegasnya.

Menyikapi anomali cuaca yang masih berpotensi terjadi, BPBD Kabupaten Pasuruan mengeluarkan peringatan dini bagi seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Warga yang bermukim di dekat pohon-pohon besar atau wilayah rawan bencana diimbau untuk proaktif melaporkan potensi bahaya kepada otoritas setempat guna meminimalisir risiko dampak yang lebih besar di kemudian hari. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow