Adaptasi Kilat Pemain Asing Jadi Tantangan Persik Jelang Laga Kontra Malut

Persik Kediri dikejar waktu jelang laga kontra Malut. Pemain asing baru, termasuk Jon Toral, dituntut cepat beradaptasi meski kebugaran belum sepenuhnya ideal.

21 Jan 2026 - 11:30
Adaptasi Kilat Pemain Asing Jadi Tantangan Persik Jelang Laga Kontra Malut
Jon Toral, sosok pemain asing yang menjadi harapan kebangkitan Persik Kediri. (Foto: MO Persik Kediri)

KEDIRI, SJP – Persik Kediri dihadapkan pada tantangan waktu menjelang lanjutan Super League 2025–2026. Sejumlah pemain asing yang didatangkan pada bursa transfer paruh musim dituntut untuk segera menyatu dengan tim, meski kondisi kebugaran mereka belum sepenuhnya berada pada level ideal. 

Beberapa pemain asing didatangkan Persik untuk memperkuat sektor belakang dan tengah. Di antaranya, Chechu Meneses dari Malut, Jon Toral- Mumbai FC serta Adrian Luna yang sebelumnya Kerala Blasters dari Liga India

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengakui bahwa proses adaptasi para pemain baru tidak bisa dilepaskan dari faktor fisik. Ia menyebut, latar belakang kebugaran setiap pemain asing berbeda, bergantung pada intensitas pertandingan yang mereka jalani sebelum bergabung dengan Macan Putih.

“Beberapa pemain datang dari klub yang masih rutin bertanding, tetapi ada juga yang sempat tidak bermain selama beberapa pekan. Itu membuat level kebugaran mereka belum sama,” ujar Marcos usai memimpin sesi latihan di Stadion Gelora Daha Jayati, Senin (19/1/2026).

Situasi tersebut membuat tim pelatih harus bekerja ekstra untuk mengejar kesiapan tim dalam waktu yang relatif singkat. Persik tidak hanya dituntut membangun pemahaman taktik, tetapi juga memastikan kondisi fisik pemain asing baru cukup kompetitif untuk menghadapi pertandingan resmi.

Di tengah tekanan waktu itu, Jon Toral menjadi salah satu pemain yang paling disorot. Gelandang asal Spanyol tersebut datang dengan status pemain berpengalaman, namun mengakui bahwa fokus utamanya saat ini adalah kembali menemukan ritme permainan setelah melewati periode tanpa kompetisi.

“Saya hanya ingin turun ke lapangan dan menikmati sepak bola. Jika saya bisa menikmati permainan, saya yakin performa dan hasil untuk tim akan mengikuti,” kata Toral.

Meski proses adaptasi masih berjalan, Persik tidak memiliki banyak ruang untuk menunggu. Laga terdekat menghadapi Malut menjadi ujian awal sejauh mana para pemain asing baru mampu beradaptasi dengan cepat di bawah tuntutan kompetisi.

Marcos pun menegaskan bahwa staf pelatih berupaya memaksimalkan setiap sesi latihan agar para pemain siap tampil dalam waktu sesingkat mungkin. “Kami berusaha menyiapkan mereka secepat mungkin agar bisa membantu tim,” tuturnya.

Dengan waktu persiapan yang terbatas, Persik Kediri kini berada di persimpangan antara kebutuhan mendesak akan hasil dan proses adaptasi yang ideal, sebuah tantangan yang akan segera terjawab di atas lapangan.

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow