Diimbau Polisi, Warga Jombang Batal Kenakan Kaus One Piece di Karnaval HUT RI
Warga Dusun Gambang, Jombang, membatalkan rencana mengenakan kaus One Piece di karnaval HUT RI setelah diimbau Polsek Gudo. Polisi menilai kaus itu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
JOMBANG, SJP — Rencana warga Dusun Gambang, Desa Plumbon Gambang, Jombang untuk mengenakan kaus bergambar One Piece di karnaval HUT RI dibatalkan. Pembatalan ini dilakukan setelah mendapat imbauan dari Polsek Gudo.
Karnaval yang akan digelar pada Sabtu (30/8/2025) itu tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal. Warga hanya membatalkan penggunaan kaus bertema anime tersebut.
Kapolsek Gudo Iptu Rido Bergowo menjelaskan, larangan ini diberikan untuk menghindari potensi kesalahpahaman atau unsur sensitif. Hal itu dikarenakan simbol One Piece mungkin terkandung dalam kaus tersebut.
“Kami menyarankan warga menggunakan pakaian bernuansa Merah Putih agar lebih sesuai dengan semangat kemerdekaan,” ujar Iptu Rido.
Ismail, koordinator karnaval Dusun Gambang, mengungkapkan desain kaus yang direncanakan sebenarnya telah dimodifikasi. Desain itu ditambahi tulisan "IND" di depan dan "SIA" di belakang kata "ONE", sehingga terbaca "Indonesia."
“Tujuannya hanya untuk seragam peserta, bukan meniru One Piece,” jelas Ismail.
Namun, setelah mendapat arahan kepolisian, Ismail menyatakan kesediaannya untuk mengubah desain kaus. Dia berharap langkah ini bisa mencegah polemik.
“Pesanan kaus baru sekitar 30 orang. Kami patuhi imbauan polisi karena ingin acara berjalan lancar,” tambahnya.
Karnaval ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 RI di Kecamatan Gudo. Polsek Gudo berharap, masyarakat dapat berpartisipasi dengan atribut yang lebih mencerminkan kebanggaan nasional. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

