Diduga Keracunan Susu Kedelai, 54 Pelajar Sumberwringin Tumbang Saat Santap MBG
Sebanyak 54 siswa di Sumberwringin mengalami pusing, mual, hingga muntah usai minum susu kedelai saat kegiatan MBG. Sepuluh di antaranya harus diinfus karena dehidrasi. Puskesmas masih menyelidiki penyebab pasti dan sudah melaporkan ke Dinas Kesehatan setempat.
BONDOWOSO, SJP — Puluhan siswa dari sejumlah lembaga pendidikan di Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, mengalami gejala mual, pusing hingga muntah usai mengonsumsi susu kedelai yang disajikan dalam Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Rabu (3/12/2025).
Kepala Puskesmas Sumberwringin, Agoes Sutanto, menyampaikan, hingga siang hari, pihaknya mencatat sebanyak 54 orang terdampak dengan gejala diduga akibat minuman susu kedelai tersebut.
“Yang saya periksa tadi ada yang pusing, mual, dan muntah. Kebanyakan setelah minum susunya,” ujarnya.
Dari total 54 peserta didik terdampak, terbanyak berasal dari jenjang SD yaitu 40 siswa, disusul Madrasah, kemudian SMK, serta TK yang juga dilaporkan ada dua hingga tiga anak mengalami gejala serupa.
Agoes menjelaskan, 10 siswa harus mendapatkan infus karena mengalami dehidrasi akibat muntah berulang.
“Kita infus karena kekurangan cairan. Ada juga guru yang tadi kami tangani dengan infus,” terangnya kepada sejumlah wartawan.
Sebagian besar pasien lainnya dengan gejala ringan diperbolehkan pulang setelah pemeriksaan dan pemantauan awal.
Meski gejala muncul setelah minum susu kedelai, pihak Puskesmas belum bisa memastikan adanya unsur keracunan makanan.
“Saya belum bisa memastikan. Harusnya ada pemeriksaan sampel. Tapi tadi sampelnya tidak ada. Kami masih tunggu perkembangan,” tambahnya.
Puskesmas juga telah berkoordinasi dan melaporkan kejadian ini ke Dinas Kesehatan Bondowoso untuk dilakukan penanganan lebih lanjut, termasuk pengawasan tambahan bila masih ada korban susulan.
“Kami tetap update terus kalau masih ada yang datang dengan keluhan sama,” pungkasnya.
Pantauan suarajatimpost.com di Puskesmas Sumberwringin, tercatat ada beberapa siswa dari berbagai sekolah masih menjalani perawatan, akibat mengonsumsi susu dalam menu MBG yang diproduksi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al Hidayah. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

