Diduga Hendak Curi Motor, Petani di Probolinggo Babak Belur Dikeroyok Massa

Saat diamankan dan dibawa ke rumah perangkat desa, pria tersebut mengakui niatnya mencuri sepeda motor jenis Honda Supra X milik warga setempat.

23 Apr 2026 - 12:56
Diduga Hendak Curi Motor, Petani di Probolinggo Babak Belur Dikeroyok Massa
Pelaku dengan kondisi babak belur saat diamankan oleh warga. (Foto: istimewa)

PROBOLINGGO, SJP — Seorang pria berinisial MR (28), warga Desa Plaosan, Kecamatan Krucil, mengalami luka parah akibat dikeroyok massa setelah diduga hendak mencuri sepeda motor di Dusun Janti, Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Rabu (22/4/2026). 

Pria yang berprofesi sebagai petani tersebut harus menjalani perawatan intensif akibat cedera serius usai dihadiahi bogem mentah oleh warga.

Peristiwa bermula sekitar pukul 21.15 WIB. Seorang warga yang menjadi pelapor merasa curiga melihat pria tidak dikenal duduk di teras rumahnya. 

Pria tersebut mengenakan jaket hitam bermotif putih dan terpantau mengamati situasi di dalam rumah melalui jendela ruang tamu hingga area dapur.

Lantaran merasa terancam, pelapor segera menghubungi Sekretaris Desa Sentul, Samsul Bahri, untuk meminta bantuan. 

"Setelah mendapat laporan, saya langsung melakukan pencarian dan menemukan orang tersebut bersembunyi di area persawahan," ujar Sekdes Sentul, Samsul Bahri kepada wartawan. 

Saat diamankan dan dibawa ke rumah perangkat desa, pria tersebut mengakui niatnya mencuri sepeda motor jenis Honda Supra X milik warga setempat. 

Ia juga mengaku sempat membuang barang bukti berupa kunci T di area persawahan saat berusaha melarikan diri.

Informasi penangkapan terduga pelaku dengan cepat tersebar hingga memicu kerumunan massa. Situasi menjadi tidak terkendali hingga berujung pada aksi main hakim sendiri terhadap terduga pelaku.

Sekitar pukul 22.00 WIB, personel Polsek Gading tiba di lokasi untuk mengamankan situasi. Namun, saat petugas tiba, MR telah mengalami luka berat di bagian wajah dan kepala.

Kapolsek Gading, AKP Maskur Ansori, menyampaikan bahwa pihaknya segera mengevakuasi terduga pelaku untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Petugas langsung membawa terduga pelaku ke Puskesmas Wangkal. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui adanya cedera di kepala, sehingga yang bersangkutan dirujuk ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk penanganan lebih lanjut," jelasnya.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencari barang bukti kunci T yang dibuang pelaku.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Warga diminta menyerahkan proses hukum kepada aparat berwenang agar penanganan perkara sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus kepada pihak kepolisian. Jangan sampai emosi memicu tindakan yang justru melanggar hukum," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow