Buntut Staf Nyelonong Masuk Kamar Tamu, Manajemen Hotel di Gresik Janji Evaluasi Total
Masalah ini mencuat setelah pemilik akun TikTok @badaiardiat mengunggah video terkait kejadian tertanggal 15 Maret 2026.
GRESIK, SJP — Hotel Khas di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terlibat polemik dengan seorang tamu yang merasa privasinya terganggu.
Hal ini dipicu oleh tindakan salah satu staf yang diduga masuk ke kamar tamu tanpa izin. Insiden tersebut saat ini tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
Masalah ini mencuat setelah pemilik akun TikTok @badaiardiat mengunggah video terkait kejadian tertanggal 15 Maret 2026.
Dalam narasinya, ia menuliskan kekecewaannya atas ketidaknyamanan saat menginap di Hotel Khas Gresik.
@badaiardiat mengungkapkan kronologi staf hotel yang masuk tanpa izin tersebut terjadi pada pukul 21.20 WIB, saat waktu istirahat. Ia menyebut sempat mendengar bunyi bel kamar. Namun, sebelum sempat memberikan respons, pintu kamar mendadak terbuka dan seorang staf laki-laki masuk ke dalam.
"Tanpa izin, dia langsung masuk dan meletakkan sandal di dekat TV. Kami sangat kaget, istri saya sampai gemetar," tulis @badaiardiat.
Meskipun sempat ditegur, staf tersebut berdalih telah menekan bel beberapa kali tanpa mendapat jawaban. Merasa privasinya dilanggar, @badaiardiat melaporkan kejadian tersebut ke pihak resepsionis. Lantaran tidak puas dengan penjelasan yang diberikan, ia menyampaikan keluhan melalui akun TikTok pribadinya hingga viral dan memicu beragam tanggapan warganet.
Menanggapi keluhan tersebut, Sales dan Marketing Manager Hotel Khas, Ria Jataka, mengaku telah menyampaikan permintaan maaf kepada tamu yang bersangkutan. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut bukan bagian dari prosedur operasional standar (SOP) hotel.
"Kami menyesalkan insiden di mana secara tidak sengaja staf hotel kami memasuki kamar tanpa izin saat mengantarkan permintaan slipper. Kejadian ini tentu tidak sesuai dengan standar pelayanan dan privasi tamu yang selalu kami junjung tinggi," kata Ria saat dikonfirmasi, Kamis (23/4/2026).
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak hotel telah mengambil langkah-langkah perbaikan, seperti melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasional pelayanan kamar.
Selain itu, pihak manajemen memberikan pelatihan ulang kepada staf terkait pentingnya standar privasi dan izin tamu.
Pihak hotel juga akan memperketat prosedur komunikasi sebelum memasuki kamar tamu.
"Kami menyadari bahwa kenyamanan dan rasa aman tamu merupakan prioritas utama, dan kami sangat menyesalkan bahwa dalam kejadian ini kami belum memenuhi harapan tersebut," tambahnya.
Pihak manajemen menegaskan telah menindaklanjuti masalah ini secara langsung kepada tamu atas nama Badai Ardiat sebagai bentuk itikad baik untuk perbaikan layanan Hotel Khas.
Saat ini, kedua belah pihak disebut telah saling menerima demi peningkatan pelayanan hotel ke depan. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

