Diduga Bermasalah, Inspektorat dan Kejari Nganjuk Sidak Proyek di Desa Ngadiboyo

Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Nganjuk melakukan sidak di Desa Ngadiboyo. Hal itu untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan proyek fisik bermasalah.

14 Aug 2025 - 23:11
Diduga Bermasalah, Inspektorat dan Kejari Nganjuk Sidak Proyek di Desa Ngadiboyo
Tim gabungan dari Inspektorat dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso, Kamis (14/8/2025). (Foto: Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP — Tim gabungan Inspektorat dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Desa Ngadiboyo. Sidak ini untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan proyek fisik yang bermasalah.

Tim gabungan tiba di Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso, Kamis (14/8/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka langsung memeriksa beberapa fasilitas umum dan infrastruktur desa.

Inspeksi ini dilakukan untuk memeriksa volume pekerjaan, kualitas material, hingga kesesuaian dengan perencanaan. Tujuannya untuk memastikan tidak ada penyimpangan anggaran dalam penggunaan dana desa.

Saka, perwakilan Inspektorat Nganjuk, menyebut sidak ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan. "Kami ingin memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan tidak ada penyimpangan anggaran, kalau hasilnya nunggu ya," ujarnya di lokasi.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Nganjuk, Koko Robi Yahya, menegaskan kehadiran timnya. Kehadiran itu sebagai bentuk pendampingan hukum sekaligus penelusuran awal atas informasi yang diterima.

“Kami hanya pendampingan, apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum, akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur,” kata Koko.

Kepala Desa Ngadiboyo, Aries Tri Rahendra, yang turut mendampingi sidak menyatakan siap memberikan seluruh dokumen dan keterangan terkait pekerjaan tersebut.

“Kami terbuka, semua administrasi akan kami tunjukkan,” tegasnya.

Hingga sidak berakhir, tim gabungan belum menyampaikan hasil resmi. Namun, pemeriksaan lapangan ini disebut sebagai langkah awal untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi penggunaan dana desa. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow