Damkar Tulungagung Evakuasi Balon Udara Berpetasan yang Menyangkut di Kabel dan Atap Rumah Warga

Saksi melihat balon udara tersangkut di kabel listrik dan menjuntai di atap teras rumah, dengan api yang masih menyala dan sesekali terdengar suara ledakan petasan.

03 Apr 2026 - 18:00
Damkar Tulungagung Evakuasi Balon Udara Berpetasan yang Menyangkut di Kabel dan Atap Rumah Warga
Petugas Damkar Tulungagung mengevakuasi balon udara berpetasan yang jatuh di rumah warga. (Istimewa)

TULUNGAGUNG, SJP – Sebuah balon udara berpetasan jatuh dan nyaris membakar rumah warga di Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jumat (3/4/2026) pagi sekitar pukul 06.05 WIB. Balon tersebut diketahui masih dalam kondisi menyala saat pertama kali ditemukan tersangkut di genting rumah milik Hardian.

Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Iwan Supriyono, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan peristiwa tersebut dari seorang warga yang melintas di depan lokasi. Saksi melihat balon udara tersangkut di kabel listrik dan menjuntai di atap teras rumah, dengan api yang masih menyala dan sesekali terdengar suara ledakan petasan.

“Menindaklanjuti laporan tersebut kami langsung menerjunkan anggota piket ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan mengantisipasi terjadi kebakaran,” ujar Iwan.

Menurut keterangan pelapor, saat balon tersangkut, api masih terlihat aktif dan beberapa petasan sempat meledak. Namun, saat petugas Damkar tiba di lokasi, api pada balon sudah padam sehingga tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan.

“Alhamdulillah saat petugas kami tiba di lokasi api di balon sudah padam sehingga tidak sampai menimbulkan kerusakan,” lanjutnya.

Petugas kemudian melakukan proses evakuasi balon yang tersangkut di kabel listrik dan atap rumah. Proses tersebut berlangsung cepat dan balon berhasil diturunkan tanpa kendala berarti.

Iwan menjelaskan, ukuran balon tidak terlalu besar dengan tinggi sekitar 2,5 meter. Meskipun demikian, keberadaan balon yang dilengkapi petasan tetap berpotensi membahayakan keselamatan.

"Kami juga menemukan 5 buah petasan seukuran jari tangan yang gagal meledak," imbuhnya.

Selain itu, kepada petugas Damkar, pemilik rumah mengaku sebelumnya juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada petugas PLN. Namun, hingga proses evakuasi selesai dilakukan oleh Damkar, petugas PLN belum tiba di lokasi.

Selanjutnya, balon udara beserta sisa petasan tersebut diamankan dan dibawa ke kantor Damkar Tulungagung untuk penanganan lebih lanjut. (*)

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow