CKG di Bondowoso Masih Gunakan BMHP Sisa Tahun Lalu
Program CKG besutan Presiden Prabowo, terjadwal dilaksanakan serentak pada 10 Februari 2025 lalu. Namun di Bondowoso baru saja dilaunching dan menggunakan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) sisa tahun lalu.
BONDOWOSO, SJP - Akhirnya, Dinas Kesehatan (Dinkes)Kabupaten Bondowoso melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) atau di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Senin (17/2/2025).
Sebelumnya, Dinkes Kabupaten Bondowoso belum melaksanakan program CKG yang dijadwalkan serentak pada tanggal 10 Februari 2025. Dinkes Bondowoso berdalih, masih berada pada tahapan perencanaan dan sedang melakukan persiapan pendataan.
Selain itu, karena segala perlengkapan pelaksanaan CKG ini dicover keseluruhan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), baik itu Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) hingga stik alat kesehatan, Dinkes Bondowoso tidak bisa melaksanakan program tersebut sesuai dengan waktu yang terjadwal.
Kala itu, Dinkes Bondowoso masih menunggu kiriman dari Kemenkes terhadap semua peralatan yang akan digunakan untuk mendukung program CKG ini.
Program besutan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini menyasar masyarakat yang sedang berulang tahun sebagai hadiah.
Program yang menjadi asta cita Presiden Prabowo ini merupakan apresiasi dan perhatian terhadap kesehatan masyarakat. Harapannya, mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kondisi kesehatan sejak dini.
Terdapat 3 sasaran dalam program CKG ini, di antaranya, skrining bayi baru lahir, skrining balita dan anak pra sekolah serta skrining dewasa hingga lansia.
Untuk masing-masing sasaran secara berurutan jumlah jenis pemeriksaannya yakni 6 pemeriksaan, 8 pemeriksaan, serta 20 pemeriksaan.
Plt Kepala Dinkes Bondowoso, Agus Winarno menyatakan, pihaknya terpaksa segera melaksanakan program CKG ini meskipun kiriman BMHP hingga stik alat kesehatan tak kunjung dikirim oleh Kemenkes.
"Supaya program ini segera berjalan, kita menggunakan BMHP sisa tahun kemarin sambil lalu menunggu kiriman dari kemenkes. Kami pastikan stoknya cukup untuk pelaksanaan CKG untuk 3 bulan selanjutnya," ungkapnya.
Bagi masyarakat Bondowoso yang berulang tahun sejak bulan Januari kemarin, imbuhnya, bisa melakukan CKG di fasilitas kesehatan (faskes) setempat.
"Terdapat 25 puskemas di Bondowoso yang sudah memberikan pelayanan program CKG ini," ujar pria yang menjabat sebagai Sekretaris definitif Dinkes Bondowoso ini.
Dirinya pun berharap, dengan diluncurkannya program CKG ini, masyarakat Kabupaten Bondowoso dapat memanfaatkannya agar dapat menjaga kesehatan mulai dini.
"Kita terus lakukan sosialisasi agar masyarakat mengerti jika di faskes bisa melakukan cek kesehatan gratis," pungkas Agus, sapaan akrabnya.
Untuk diketahui, skrining pada kategori bayi baru lahir, di antaranya, deteksi dini hormone tiroid bawaan, deteksi penyakit jantung bawaan, kekurangan enzim pelindung sel darah merah (G6PD), deteksi dini pertumbuhan anak, kekurangan hormon adrenal bawaan dan kelainan saluran empedu.
Sedangkan bagi kategori balita dan anak pra sekolah, di antaranya, skrining tuberculosis, pemeriksaan pendengaran, penglihatan, kondisi gigi, darah atau thalassemia dan pemeriksaan diabetes melitus/gula darah tinggi.
CKG bagi remaja dan lansia, di antaranya, tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, pemantauan resiko kardiovaskular, fungsi paru untuk mendetrksi tuberculosis, deteksi dini kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru dan kanker usus.
Selain itu, pemeriksaan fungsi indra, kesehatan jiwa, kesehatan jantung, kesehatan hati, kesehatan geriatric, deteksi gangguan radiovaskular. Deteksi gangguan paru dan deteksi gangguan kanker. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

