Chikungunya di Kabupaten Malang Harus Diwaspadai, ini Imbauan Dinkes

Dinkes imbau masyarakat lakukan PSN dan waspada gejala. Puskesmas siap tangani pasien untuk cegah penyebaran.

17 Feb 2025 - 19:31
Chikungunya di Kabupaten Malang Harus Diwaspadai, ini Imbauan Dinkes
Plt Kepala Dinas Kabupaten Malang, Drg Ivandri (Hafid/SJP)

MALANG, SJP — Kasus dugaan chikungunya kembali ditemukan di Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Dau pada awal tahun 2025.

Meski hingga hari ini jumlah kasusnya masih relatif rendah, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melakukan langkah pencegahan guna menghindari penyebaran penyakit ini, terlebih musim hujan masih diprediksi akan terus berlangsung.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Ivandri, menekankan pentingnya langkah preventif dalam menghadapi chikungunya. Menurutnya, pencegahan utama terletak pada pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Preventifnya itu dari nyamuknya dulu. Sehingga PSN itu nomor satu, pemberantasan sarang nyamuk. Kemudian menguras bak mandi, menutup tempat-tempat penyimpanan air seperti gentong dan kaleng yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Jika perlu, bisa ditambah dengan penggunaan lotion anti nyamuk,” ungkap Ivandri, Senin (17/2/2025).

Selain itu, Ivandri juga mengingatkan masyarakat agar segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala yang mengarah pada chikungunya, seperti demam tinggi mendadak disertai nyeri sendi yang parah.

“Jika ada gejala seperti demam tinggi dan nyeri sendi yang sangat kuat, segera pergi ke Puskesmas. Insyaallah, di Kabupaten Malang ada 39 Puskesmas yang sudah berstatus rawat inap, jadi jangan sampai terlambat mendapatkan penanganan,” tambahnya.

Mengenai tingkat kesembuhan chikungunya, Ivandri menjelaskan bahwa penyakit ini dapat sembuh dengan penanganan yang tepat. 

Namun, ia masih akan berkoordinasi lebih lanjut dengan bagian Pengendalian Penyakit (P2) untuk mendapatkan data pasti mengenai persentase kesembuhan pasien chikungunya di Kabupaten Malang.

Selain itu, Ivandri menambahkan bahwa musim hujan dapat memperburuk situasi karena meningkatnya genangan air yang menjadi tempat ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak. 

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih waspada dan memastikan tidak ada genangan air di sekitar tempat tinggal mereka.

"Dengan upaya bersama, penyebaran chikungunya di Kabupaten Malang dapat ditekan dan dicegah sejak dini," tutupnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow