Celananya Masih Basah, Wabup Sampang Pakai Sarung di Hari Pertama Bekerja

H. Ahmad Mahfudz mengenakan sarung saat pertama kali masuk ke rumah dinasnya. Dia beralasan celananya masih basah sepulang dari acara pelantikan di Jakarta

24 Feb 2025 - 13:04
Celananya Masih Basah, Wabup Sampang Pakai Sarung di Hari Pertama Bekerja
Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz datang ke Pendopo Wabup Sampang disambut para pendukung dan simpatisan. (Fadil/SJP)

SAMPANG, SJP - Hari pertama berdinas sebagai wakil bupati (wabup) Sampang, H. Ahmad Mahfudz terkesan dengan keindahan dan kebersihan bangunan rumah dinasnya.

Dirinya datang dengan mengenakan busana muslim. Yakni kemeja putih dibalut dengan sarung dan kopiah hitam. Kedatangannya ke Pendopo Wabup Sampang disambut banyak pihak.

Masyarakat, pendukung dan simpatisannya menyambut kedatangan H. Ahmad Mahfudz. Bahkan sejumlah santri dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang turut menyambutnya.

"Pertama yang harus dilakukan yaitu beradaptasi," ucapnya, Senin (24/2/2025).

Pria yang belakangan dipanggil Ra Wabup itu mengakui bahwa dirinya perlu beradaptasi dengan jabatan dan lingkungan baru. Karena sebelumnya, dia tidak pernah membayangkan bisa berada di pendopo.

"Patut disyukuri. Bersih juga," tuturnya.

Ra Wabup berharap, semua penghuni pendopo juga bekerja secara bersih seperti kondisi bangunan pendopo saat ini. Ketika sudah keluar dari pendopo pun, juga harus dalam keadaan bersih.

Meski di hari pertamanya bekerja mengenakan sarung, namun dia mengaku akan segera menyesuaikan busana kerjanya sebagaimana ketentuan yang berlaku.

"Kebetulan saja sekarang celana saya masih basah sepulang dari Jakarta," ujarnya.

Namun demikian, Ra Wabup menolak untuk disebut kiai. Dia menegaskan bahwa dirinya bukanlah seorang kiai. Dia mengaku hanya seorang santri daripada kiai.

Kepada wartawan, dia belum bisa memastikan kapan akan berkunjung ke kantor Sekretariat Kabupaten (Setkab) Sampang. Sebab dalam waktu dekat, dia harus menjalani kunjungan ke luar daerah.

Selain itu, Ra Wabup juga masih menunggu kedatangan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi yang saat ini masih mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. 

"Kita doakan semoga beliau (H. Slamet Junaidi, red) sehat. Dan apa yang didapat dari Magelang semoga bisa diejawantahkan di Sampang," harapnya.

"Insyaallah dua hari ke depan saya akan membersamai bupati sesuai dengan arahan Kemendagri," sambungnya.

Lebih lanjut, Ahmad Mahfudz tidak masalah dengan panggilan Ra Wabup yang disematkan kepada dirinya. Baginya, yang penting tidak dipanggil kiai. Alasannya, karena dia santri. Bukan kiai.

"Kalau nama lora itu sesuatu yang tidak bisa saya pilih. Karena saya juga lahir dari seorang kiai," ungkapnya.

Untuk sementara, Ra Wabup tidak akan menambah properti apa pun di rumah dinasnya. Sebab menurutnya, Pendopo Wabup Sampang sudah cukup baik dan bagus.

"Bagi seorang santri, syukuri apa yang ada. Lagian saya belum memberikan apa-apa untuk Sampang. Masak mau minta apa-apa," tutupnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow