Bupati Pasuruan Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak Demi Masa Depan Generasi Emas

Mewujudkan Kabupaten yang ramah dan peduli terhadap hak-hak anak adalah tujuan utamanya. Sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Hal itu juga yang kemudian melatarbelakangi Pemerintah Daerah dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.

06 May 2025 - 18:43
Bupati Pasuruan Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak Demi Masa Depan Generasi Emas
Bupati Pasuruan memberikan arahan dalam acara perlindungan anak sejak dini (foto humas pemkab)

PASURUAN, SJP — Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya mengoptimalkan pelaksanaan program layak anak. Pemberian akses pendidikan, ruang kreasi dan kebebasan berekspresi serta pemenuhan gizi diantara wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak.

Mewujudkan kabupaten yang ramah dan peduli terhadap hak-hak anak adalah tujuan utamanya. Sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Hal itu juga yang kemudian melatarbelakangi pemerintah daerah dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Soal program Kabupaten Layak Anak atau KLA di Kabupaten Pasuruan, kami telah berpartisipasi sejak lama. Yakni pada tahun 2018,” jelas Bupati Pasuruan, H. Rusdi Sutejo dalam paparannya yang disampaikannya di Auditorium Mpu Sindok, Gedung Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Kabupaten Pasuruan.  

Lebih lanjut, Mas Rusdi menjabarkan tentang beragam upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam rangka menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak. Di antaranya dengan mengintegrasikan komitmen, kebijakan, program dan sumber daya. Baik yang dilakukan dengan masyarakat, dunia usaha maupun pihak terkait lainnya.

“Merujuk predikat yang diperoleh sampai dengan tahun 2022, kami berupaya meningkatkan program Kabupaten Layak Anak (KLA). Untuk verifikasi tahun 2023, kami menargetkan memperoleh Predikat Utama,” tutur Mas Rusdi panggilan akrabnya pada hari Selasa (6/5/2025).

Sementara itu, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Gugus Tugas KLA Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko menjabarkan tentang program prioritas untuk mendukung KLA. Kluster pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, misalnya.

Menurutnya, pemeirntah daerah berupaya memaksimalkan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan/ taman bermain di setiap Kecamatan.

“Masih di klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, kami berupaya menghadirkan Islamic Centre dan perpustakaan daerah yang representatif. Juga mengembangkan perlindungan dan pelestarian seni budaya berbasis kearifan lokal,” imbuhnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Verifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Pasuruan, Nanang A. Rachman beserta tim.

Selain itu, tampak hadir juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur serta Asisten, Staf Ahli Bupati dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Tidak terkecuali, anggota Gugus Tugas KLA Kabupaten Pasuruan. (***)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow