Buka Pundi Baru PAD, Pemkot Batu Reaktivasi PT BWR Mulai April 2026

Target pembukaan manajemen untuk PT BWR pada April besok membuat Pemkot Batu kini berpacu dengan waktu untuk memastikan seluruh aspek, mulai dari struktur organisasi hingga arah bisnis, benar-benar siap sehingga BWR dapat langsung memberikan dampak nyata bagi keuangan daerah

29 Mar 2026 - 12:18
Buka Pundi Baru PAD, Pemkot Batu Reaktivasi PT BWR Mulai April 2026
Wali Kota Batu Nurochman dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sempat mati suri. Hal ini dibuktikan dengan upaya rekruitment yang akan dibuka pada April besok untuk reaktivasi usaha yang bernama PT Batu Wisata Resource (BWR) tersebut.

Wali Kota Batu, Nurochman, menyampaikan bahwa proses pengaktifan kembali PT BWR saat ini tengah disiapkan oleh pemerintah daerah.

“PT BWR nanti kita lakukan proses untuk reaktivasi lagi dan bisa dibuka di April. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Batu dalam memperkuat pendapatan asli daerah (PAD), terutama di tengah tantangan fiskal akibat rencana pengurangan dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat," urainya, Minggu (29/3/2026).

Meski demikian, proses reaktivasi BWR diakui tidak berjalan tanpa hambatan. Berdasarkan tahapan yang sudah berjalan, Pemkot sebelumnya telah membuka seleksi untuk jajaran direksi dan komisaris sebagai upaya membangun ulang manajemen perusahaan secara profesional. Namun, proses tersebut belum membuahkan hasil optimal karena minimnya kandidat yang memenuhi kualifikasi.

Akibatnya, penunjukan direksi definitif sempat tertunda dan berdampak pada melambatnya proses operasional perusahaan. Hingga kini, Pemkot masih melakukan pembenahan dari sisi kelembagaan sekaligus menyusun ulang model bisnis yang akan dijalankan BWR ke depan.

"Sejumlah sektor potensial pun tengah dikaji sebagai fokus usaha, di antaranya pariwisata, pertanian, hingga pengelolaan aset daerah. Skema ini diharapkan mampu menjadikan BWR sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus penyumbang deviden bagi kas daerah," imbuhnya.

Sebelumnya, PT BWR diketahui sempat dibubarkan karena dinilai tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD serta memiliki persoalan manajerial dan bisnis. Oleh karena itu, reaktivasi kali ini ditekankan pada pembenahan menyeluruh agar kesalahan serupa tidak terulang. (*)

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow