Buka Puasa Bersama Warga, Mas Dhito Beri Bantuan Usaha untuk Ibu Tukang Pijat

Mendengar cerita itu, Mas Dhito pun meminta jajarannya untuk membantu ibu ini dalam pengembangan usahanya. Mas Dhito juga menjanjikan beasiswa pendidikan bagi kedua anak ibu ini

08 Mar 2025 - 09:06
Buka Puasa Bersama Warga, Mas Dhito Beri Bantuan Usaha untuk Ibu Tukang Pijat
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat mendengarkan cerita warganya dalam acara buka puasa bersama warga. (Prokopim for SJP)

KEDIRI, SJP – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa berbuka puasa bersama masyarakat dari berbagai elemen di lapangan belakang Kantor Pemkab Kediri, Jumat (7/3/2025).

Bukan Mas Dhito jika bertemu masyarakat tidak meminta mereka menyampaikan keluhan. Begitulah yang terjadi pada acara sore itu. Seperti Sri Endah Wahyuni, warga asal Desa Menang, Kecamatan Pagu, yang menyampaikan kondisi sungai di dekat rumahnya.

Diungkapkannya, sungai di dekat rumahnya itu sudah dipelengseng. Namun, kini kondisinya ambrol. Ranting-ranting dan sampah pun banyak yang menyangkut. Sehingga ketika hujan deras dikhawatirkan meluap.

“Saluran airnya saat ini rusuh (kotor) minta ditindaklanjuti,” pintanya kepada Mas Dhito.

Mendengar keluhan itu, bupati muda yang baru saja dilantik untuk periode keduanya itu langsung meminta dinas terkait untuk menindaklanjuti. Tak berhenti di situ, pihaknya juga meminta Sri menceritakan keluarganya.

Diceritakan Sri, dia memiliki dua anak yang saat ini duduk di bangku SMP dan SMK. Adapun suaminya bekerja sebagai buruh bangunan di Jakarta.

Kesehariannya, Sri bekerja sebagai tukang pijat dan jasa pembuatan kasur. Dia juga berjualan makanan. Sri berjualan makanan mi pedas di depan rumah dibantu anaknya. Khusus usaha makanan itu, Sri membutuhkan bantuan rombong.

Mendengar cerita itu, Mas Dhito pun meminta jajarannya untuk membantu Sri dalam pengembangan usahanya. Tak hanya itu, Mas Dhito juga menjanjikan beasiswa pendidikan bagi kedua anak Sri.

Terlepas dari bantuan yang diberikan, Mas Dhito mengapresiasi Sri yang lebih mengutamakan kepentingan orang banyak di atas kepentingan pribadi.

“Yang pertama yang diminta bukan rombongnya dulu, yang dia minta sungai di dekat rumahnya supaya dirapikan. Kepentingannya untuk orang banyak,” ungkap Mas Dhito.

Mas Dhito merasa bangga karena dengan kondisinya, Sri dan keluarganya tetap semangat untuk berusaha secara mandiri dan tidak menggantungkan bantuan pemerintah. Semangat itulah yang menurutnya patut menjadi contoh bagi yang lain.

Di hadapan para tokoh agama, masyarakat, dan jajaran di pejabat Pemkab Kediri yang hadir, Mas Dhito mengajak supaya 5 tahun ke depan dapat bekerja sama membangun Kabupaten Kediri.

“Saya meminta kerja bersama. Kerja bareng-bareng. Dijaga kabupaten ini. Supaya tetap menjadi kabupaten yang guyub, rukun, ayem, tenterem gemah ripah loh jinawi,” ajak Mas Dhito. (adv)

Editor: Ali Wafa 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow