BPBD Kabupaten Malang Bergerak Cepat Tangani Dampak Angin Kencang di Wagir

BPBD Kabupaten Malang mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa, terutama mengingat cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

04 Feb 2025 - 08:23
BPBD Kabupaten Malang Bergerak Cepat Tangani Dampak Angin Kencang di Wagir
BPBD Kabupaten Malang gerak cepat turun ke lokasi terdampak angin kencang di Kecamatan Wagir. (dokumenasi. BPBD Kabupaten Malang)

MALANG,SJP — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang bergerak cepat dalam menangani dampak dua kejadian angin kencang yang melanda Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, pada Senin (3/2/2025). Angin kencang ini mengakibatkan kerusakan pada tujuh rumah dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp24 juta.

Seperti diberitakan Suara Jatim Post, angin kencang di Dusun Sumberpang Kidul, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir mengakibatkan satu rumah mengalami kerusakan sedang, sementara lima rumah lainnya rusak ringan.

Tak hanya itu, angin kencang juga mengakibakan kerusakan satu rumah di Dusun Jengglong, Desa Sukodadi pada kecamatan yang sama.

"Angin bertiup sangat kencang dan merusak satu rumah milik Ibu Murti dengan kategori rusak sedang. Kerugian diperkirakan mencapai Rp7 juta," ujar Sadono Irawan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Selasa (4/2/2025).

Meski tidak ada korban jiwa, beberapa warga terdampak memerlukan bantuan segera. Setelah mendapatkan laporan dari perangkat desa, BPBD Kabupaten Malang langsung menerjunkan tim untuk melakukan kaji cepat di lokasi terdampak. Koordinasi segera dilakukan dengan pemerintah desa, Muspika Wagir, dan instansi terkait untuk memastikan langkah-langkah tanggap darurat berjalan optimal.

"Kami bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak," jelas Sadono.

Bantuan yang telah disalurkan untuk warga di Desa Sukodadi meliputi satu paket sembako, dua terpal, satu family kit, satu selimut, dan satu paket perlengkapan sekolah. Sementara di Desa Sumbersuko, satu terpal telah digunakan untuk menutup sementara rumah yang mengalami kerusakan.

Sadono menambahkan bahwa proses pemulihan di Desa Sukodadi dilanjutkan melalui kerja bakti bersama warga dan perangkat desa pada Selasa (4/2/2025). Sementara itu, di Desa Sumbersuko, sebagian besar kerusakan telah ditangani oleh masyarakat melalui gotong royong.

"Kami terus berkoordinasi dengan PMI, perangkat desa, Muspika, dan masyarakat untuk memastikan penanganan cepat dan efisien. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meminimalkan dampak yang lebih luas," ujarnya.

BPBD Kabupaten Malang juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana serupa, terutama dengan kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

"Kami mengingatkan warga untuk selalu siaga dan segera melaporkan jika terjadi kejadian serupa agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," tutup Sadono. (*)

Editor : Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow