Bocah di Blitar Alami Luka Bacok, Usai Diserang ODGJ
Seorang anak laki-laki berinisial MKS (11) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar mengalami luka bacok, usai diserang ODGJ yang selama ini tinggal di Rumah Singgah Penampungan Pasien Jiwa yang dikelola oleh orang tuanya.
BLITAR, SJP - MKS (11) anak laki-laki asal Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar mengalami luka bacok, usai diserang pria yang mengalami gangguan jiwa atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pada Ahad (28/9/2025) sore.
MKS diserang ODGJ, yang selama ini tinggal di rumah singgah penampungan pasien jiwa yang selama ini dikelola oleh ayah korban berinisial TK (60). Rumah tersebut juga dihuni keluarga korban.
Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar mengatakan, MKS mengalami luka bacok pada bagian punggung, telinga dan saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
"Rumah pelapor ini juga difungsikan sebagai rumah singgah penampungan pasien jiwa. Korban ini merupakan anak dari pemilik rumah," kata Iptu Samsul Anwar, Selasa (30/9/2025).
Peristiwa penganiayaan berupa pembacokan ini terjadi pada Ahad (28/9)2025) sore saat ayah korban sedang mengikuti kegiatan sosial di Desa/Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar.
Kemudian, ia mendapat kabar jika anaknya mengalami luka bacok, setelah diserang AM (40) seorang pria yang mengalami gangguan jiwa.
Berdasarkan keterangan yang diterima, pelaku AM tiba-tiba mengamuk dan membacok korban dengan menggunakan senjata tajam celurit.
"Setelah membacok, pelaku kabur sambil membawa senjata tajam. Saat ke lokasi, polisi amankan kaos korban yang berlumuran darah dan pelaku masih dalam pencarian," terang Iptu Samsul.
Ia menambahkan AM (40) yang menjadi pelaku dalam peristiwa ini dipastikan merupakan pasien jiwa yang selama ini dalam pengawasan kader posyandu jiwa dan masih menjalani pengobatan secara rutin. (*)
Editor: Rizqi ArdianĀ
What's Your Reaction?

