Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 800 Meter

Kolom letusan teramati setinggi 800 meter di atas kawah, atau sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl).

18 Feb 2026 - 10:00
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 800 Meter
Gunung Semeru kembali erupsi pada malam Selasa. (17/2/2026). (Beritasatu.com/Rifqi Danwanus)

LUMAJANG, SJP — Gunung Semeru kembali meletus dengan tinggi kolom abu mencapai 800 meter di atas puncak pada Selasa (17/2/2026). Erupsi ini melontarkan abu vulkanik dengan intensitas tebal.

"Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 21.50 WIB. Kolom letusan teramati setinggi 800 meter di atas kawah, atau sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl)," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, Sigit Rian Alfian, Selasa (17/2/2026).

Sigit menjelaskan bahwa berdasarkan rekaman seismograf, erupsi ini memiliki durasi 119 detik dengan amplitudo maksimum 21 milimeter.

"Kolom abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur dan tenggara," tuturnya.

Buntut dari aktivitas vulkanik tersebut, status Gunung Semeru saat ini ditetapkan pada Level III (Siaga).

PPGA Semeru menetapkan radius 13 kilometer dari puncak sebagai zona bahaya, khususnya di kawasan Besuk Kobokan. Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas di area tersebut.

"Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini dikarenakan adanya potensi awan panas guguran dan aliran lahar yang dapat menjangkau jarak hingga 17 kilometer dari kawah," tegas Sigit.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan dini terhadap ancaman awan panas, aliran lava, dan lahar di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berhulu di Gunung Semeru, meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

"Masyarakat dilarang mendekati area dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif karena berisiko terkena lontaran batu pijar maupun material vulkanik lainnya," pungkasnya. (**) 

Sumber: Beritasatu.com

Penulis: Paskalis Arakat, Mahasiswa Magang unitri

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow