Bantuan Rastrada Triwulan Ketiga Disalurkan, Jumlah Penerima Berkurang 35 KPM
Pemkot Blitar menyalurkan bantuan beras kesejahteraan daerah (Rastrada) untuk triwulan ketiga. Pada penyaluran bantuan Rastrada Triwulan ketiga, ada pengurangan jumlah penerima yakni sebanyak 35 KPM.
KOTA BLITAR, SJP - Bantuan beras kesejahteraan daerah (Rastrada) di Kota Blitar mulai disalurkan pada Selasa (30/9/2025). Totalnya ada 7.716 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan berupa beras.
Dibandingkan dengan penyaluran Rastrada pada triwulan kedua, jumlah KPM yang menerima bantuan ini berkurang sebanyak 35 KPM.
Jika pada triwulan kedua ada 7.751 KPM, kini pada triwulan ketiga ada sebanyak 7.716 KPM.
"Jumlah penerima Rastrada pada triwulan ketiga berkurang 35 KPM jika dibandingkan pada triwulan kedua tahun ini," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar Sad Sasmintarti, Selasa (30/9/2025).
Menurutnya, pengurangan jumlah penerima bantuan Rastrada, dikarenakan ada beberapa KPM yang sudah meninggal dunia tanpa ada ahli waris, kemudian ada beberapa yang dobel bansos.
"Berkurang dari triwulan sebelumnya, karena ada yang meninggal dunia, ada juga yang dobel bansos," ujarnya.
Bantuan Rastrada Kota Blitar berupa beras sebanyak 10 kilogram per bulan dan diberikan setiap tiga bulan sekali.
Sad menyebut, mulai tahun 2025 ini penyaluran Rastrada secara non tunai. Artinya, masing-masing KPM diberikan kartu untuk ditukarkan dengan beras di sejumlah toko yang sudah bermitra dengan Dinsos.
"Ada 106 toko yang bermitra dengan kami dan bisa memberikan bantuan Rastrada. Teknisnya, KPM menggunakan kartu, kemudian discan di toko," terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin bantuan Rastrada ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu di wilayahnya.
Namun, ia menyampaikan bahwa kebijakan di Pemkot Blitar juga mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat.
Seperti, banyak kebijakan maupun program di daerah yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Apalagi, alokasi dana transfer dari pemerintah pusat yang diterima Kota Blitar berkurang lebih dari Rp 100 miliar.
"Kami juga sampaikan kepada masyarakat, mungkin di 2026, ada pengalihan program yang tadinya ada menjadi tidak ada, yang tadinya full akan berkurang, termasuk program Rastrada. Karena kami menyesuaikan kemampuan anggaran," imbuhnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

