Bisnis Menjanjikan, Omzet Perajin Parcel Lebaran di Mojokerto Capai Setengah Miliar
Sejak tanggal 1 Ramadan hingga malam 16 Ramadan, penjualan parcel tembus hingga 1.724 buah.
KOTA MOJOKERTO, SJP - Bulan suci Ramadan benar-benar membawa berkah bagi perajin parcel Lebaran di Kelurahan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ini.
Bagaimana tidak, sejak tanggal 1 Ramadan hingga malam 16 Ramadan, penjualan parcel tembus hingga 1.724 buah. Bahkan, selama kurun waktu 15 hari itu omzet penjualan tembus hingga Rp 500 juta.
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bernama Pandowo Parcel ini mendapat pesanan meningkat drastis dari tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, naik hingga tiga kali lipat.
"Pesanan parsel sangat meningkat jadi permintaannya itu sangat besar, beda dengan tahun sebelumnya, tahun ini benar-benar luar biasa," kata Joti Purbaningrum, kepala administrasi Pandowo Parcel saat diwawancarai, Sabtu (15/3/2025).
Ada 2 jenis parcel lebaran yang bisa dipesan, yakni jajanan dan pecah belah atau sovenir. Menurutnya tren tahun ini permintaan masyarakat dominan pada parcel pecah belah.
"Untuk pecah belah kita mulai Rp 100 ribu saja, sampai Rp 1,2 juta, kita juga bisa custom tergantung merk, sesuai budged," lanjutnya.
Pesanan bukan hanya dari Kota Mojokerto atau Kabupaten Mojokerto saja, namun sudah banyak yang dipesan oleh luar daerah bahkan luar Pulau Jawa. Kebanyakan perusahaan dan instansi yang memesan.
"Luar Jawa baru kemarin kita sampai Sumatera dan Kalimantan, kebanyakan dari instansi kepolisian," terangnya.
Ketertarikan pembeli kepada pecah belah karena harganya relatif murah. Selain itu corak dan modelnya cukup bagus untuk sovenir.
"Best sellernya kita punya pecah belah mulai Rp140 ribuan isinya piring 4, itu bisa sampai 400 biji," ujarnya.
Dibanding jajanan, harga lebih mahal jenis parcel pecah belah, namun hal itu tergantung isiannya juga.
Pada tahun ini pesanan paling banyak adalah jenis parcel pecah belah, bahkan hampir 70 persen dari semua pesanan yang masuk.
Sementara untuk harga termurah yakni Rp 100 ribu, di dalamnya sudah ada 6 snack dan sudah dapat sirup.
"Wadahnya bebas pilih, ada yang dari keranjang ada yang dari rotan yang diproduksi sendiri," tandasnya. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

