Bermasalah, Koperasi Bhakti Mulia Karunia Jember Lalai Cairkan Uang Anggota

Keuangan koperasi ini bermasalah dan dikeluhkan oleh para anggotanya. Sebab, uang anggota tidak dicairkan selama bertahun-tahun

07 Mar 2025 - 18:30
Bermasalah, Koperasi Bhakti Mulia Karunia Jember Lalai Cairkan Uang Anggota
Kantor Koperasi Bhakti Mulia Karunia Kencong yang berada di Jalan Raya Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. (Ulum/SJP).

JEMBER, SJP - Koperasi Bhakti Mulia Karunia yang anggotanya para guru pegawai negeri sipil (PNS) di Kecamatan Kencong dan Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember menjadi sorotan publik.

Koperasi yang berjalan sejak puluhan tahun itu tidak bisa memberikan hak para anggotanya. Padahal, guru-guru PNS yang mengajar di SD di kecamatan itu rutin membayar iuran.

Seluruh anggota wajib menabung melalui koperasi tersebut sebesar Rp200 ribu per bulan. Namun, hingga kini koperasi itu tidak kunjung mencairkan uang anggotanya.

Kekecewaan yang amat mendalam dirasakan oleh salah satu guru PNS yang sudah pensiun. Dia menjadi anggota koperasi sejak tahun 1990.

Selama hampir 32 tahun dirinya menjadi anggota Koperasi Bhakti Mulia Karunia. Namun kini, guru yang enggan disebutkan identitasnya itu berujung menyesal. 

Dia mengungkapkan, total iuran yang dia bayar setiap bulan berkisar Rp30 juta. Namun dia mengaku hanya selalu dijanjikan tanpa ada kepastian.

"Hak saya sampai saat ini belum diberikan oleh koperasi. Anehnya ketika kami tagih berdalih dan berbelit belit. Salah satu alasannya adalah pailit atau terlilit utang. Kan ini sangat aneh," ungkapnya, Jumat (7/3/2025).

Ternyata, tidak hanya dirinya yang tertimpa pengalaman pahit tersebut. Guru-guru yang lain juga mengalami hal serupa.

"Teman saya banyak yang belum mendapatkan hak dari koperasi itu. Ini malahan ada yang meninggal, namun haknya juga tidak diberikan. Ini sudah kacau. Wajib dievaluasi struktur koperasi ini. Jika perlu dipidana," kesalnya.

Saat dikonfirmasi, Ketua Koperasi Bhakti Mulia Karunia, Gigih Ardianto enggan memberikan penjelasan perihal persoalan koperasi yang dikelolanya.

“Nanti saja kalau ada pertemuan anggota," ungkapnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (7/3/2025).

Di tempat terpisah, Bendahara Koperasi Bhakti Mulia Karunia, Rusdi Harianto tidak dapat mengelak perihal persoalan yang menimpa koperasinya.

Sayangnya, Rusdi juga enggan memberikan penjelasan perihal keluhan para anggota Koperasi Bhakti Mulia Karunia yang merasa dirugikan.

"Lebih jelas nanti bisa ketemu darat mas. Nanti saya jelaskan semua dan saya buka data semua perihal ini. Memang beberapa guru belum menerima hak. Karena ada kendala. Saya akan segera koordinasi dengan pengurus lain," ujarnya, Jumat (7/3/2025). (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow