Berburu Juara, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Perkenalkan Skuad di Proliga 2026

Perkenalan tim GPPPI untuk Proliga 2026 berlangsung di Wisma Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Didominasi empat pemain tim nasional (timnas) bola voli Indonesia, GPPPI juga diperkuat dua legiun asing Oleksandra Bytsenko asal Ukraina dan Annie Mitchem asal Amerika Serikat. GPPPI juga mendatangkan pelatih asing asal Italia Alessandro Lodi.

06 Jan 2026 - 21:31
Berburu Juara, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Perkenalkan Skuad di Proliga 2026
Foto: Suasana perkenalan tim GPPPI untuk Proliga 2026. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP - Tim bola voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPPI) resmi memperkenalkan skuad untuk mengarungi kompetisi Proliga 2026, pada Selasa (6/1/2026). Berlangsung di Wisma Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, GPPPI memburu gelar juara Proliga tahun ini.

Didominasi empat pemain tim nasional (timnas) bola voli Indonesia, GPPPI juga diperkuat dua legiun asing Oleksandra Bytsenko asal Ukraina dan Annie Mitchem asal Amerika Serikat.

GPPPI juga mendatangkan pelatih asing asal Italia Alessandro Lodi untuk mewujudkan perburuan gelar juara tersebut.

"Kita optimistis Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia merebut gelar juara Proliga 2026," kata Senior Tim Manajer GPPPI, Haris Tunggul Uji Prasetya, setelah perkenalan tim kepada awak media. 

Haris mengatakan, empat pemain tim nasional bola voli putri Indonesia diharapkan dapat menambah kekuatan pemain lokal. Empat pemain tersebut yakni Ajeng Nur Cahaya, Geofanny Eka Cahyaningtyas, Rika Dwi Latri, dan Mediol Stiovany Yoku, tampil apik membela Timnas Indonesia di ajang SEA Games Thailand 2025.

Dua pemain asing Bytsenko dan Annie Mitchem syarat pengalaman di ajang bola voli putri internasional. Manajemen tim GPPPI berharap pelatih asing Alessandro Lodi diharap memaksimalkan komposisi pemain ini.

"Alasan mendatangkan pelatih asing ini merupakan hasil evaluasi dari Proliga tahun lalu, semoga sejak didatangkan dari awal musim ini dapat menyempurnakan target juara," jelasnya. 

Sementara itu, salah satu pemain GPPPI Mediol Stiovany Yoku, menyebut persaingan ketat akan terjadi di ajang Proliga 2026. Ia mengaku, seluruh tim menjadi rival terkuat karena memiliki komposisi pemain yang merata.

"Saya rasa ini akan menjadi Proliga yang paling seru," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow