Warga Nganjuk Ditemukan Meninggal Dunia di Serambi Masjid Mojokerto
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, keberadaan korban di lingkungan masjid tersebut sudah terpantau sejak Senin malam.
MOJOKERTO, SJP — Warga Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria di serambi Masjid Al Hidayah pada Selasa (6/1/2026) petang.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sesaat setelah jamaah melaksanakan salat ashar.
Identitas korban diketahui bernama Junaidi (40), seorang warga asal Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, keberadaan korban di lingkungan masjid tersebut sudah terpantau sejak Senin malam.
Ketua Takmir Masjid Al Hidayah, Nanang, mengonfirmasi bahwa korban sempat bermalam di area depan masjid sebelum akhirnya berpindah ke sisi utara serambi pada Selasa pagi.
"Korban terlihat berada di sini sejak malam kemarin. Pada pagi hari, ia berpindah ke serambi sebelah utara dan terpantau beraktivitas seperti biasa hingga siang hari," ujar Nanang saat memberikan keterangan kepada media, Rabu (7/1/2026).
Nanang menjelaskan bahwa tidak ada gelagat mencurigakan dari korban sebelum insiden terjadi. Bahkan, pada sore hari menjelang waktu ashar, korban diketahui sempat mencuci pakaian di area masjid.
"Sore hari ia masih sempat mencuci pakaian. Namun, setelah salat ashar selesai dan jamaah mulai meninggalkan lokasi, seorang warga yang hendak beribadah mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," tambahnya.
Pihak takmir masjid segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat dusun setempat yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
Petugas dari Polsek Sooko dan Tim Inafis Polres Mojokerto segera tiba di lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari bukti-bukti pendukung terkait penyebab kematian korban.
Pasca-identifikasi awal, jenazah Junaidi dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk menjalani proses visum et repertum. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

