Beras Medium Seakan Hilang dari Pasaran, Polres Bondowoso Hadirkan Solusi Murah
Polres Bondowoso gelar bazar beras murah di Polsek Tapen dan Sukosari. Harga hanya Rp57 ribu per 5 kg, stok cepat habis, warga antusias. Program bersama Bulog ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga dan menstabilkan harga pangan.
BONDOWOSO, SJP – Menghilangnya peredaran beras medium di beberapa wilayah di Kabupaten Bondowoso, membuat warga dengan ekonomi menengah ke bawah, harus membeli beras kualitas premium.
Tentunya, harga beras premium sangat mencekik ekonomi masyarakat kurang mampu. Di mana, harga eceran per kilogramnya tembus di harga Rp16 ribu. Sedangkan untuk per 5 kilogram harganya mencapai Rp75 ribu.
Kejadian ini diketahui sudah berlangsung sejak 2 pekan terakhir, usai ramai ditemukannya beras oplosan dan sempat viral di media sosial. Beras kualitas medium pun ditarik oleh pabrikan dan seakan lenyap di pasaran.
Sebagai solusi dalam menghadapi fenomena itu, Polres Bondowoso menggelar bazar beras murah di beberapa wilayah sekaligus. Misalnya di Polsek Tapen dan Polsek Sukosari, sebagai bagian dari program Gerakan Pangan Murah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut program pemerintah dalam mendistribusikan beras murah melalui institusi Polri.
Di Polsek Tapen, bazar berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (12/8/2025) hingga Kamis (14/8/2025), dengan menyediakan beras kemasan 5 kilogram yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga di toko atau warung.
Kapolsek Tapen, Iptu Supriyato, menjelaskan bahwa setiap warga berhak membeli maksimal dua paket beras dengan menunjukkan KTP.
“Semoga kegiatan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan warga dan mengurangi beban biaya hidup,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Sementara itu, di Polsek Sukosari, bazar beras murah langsung diserbu warga. Sebanyak 2 ton beras atau 400 kemasan 5 kilogram dari Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog, ludes terjual hanya dalam hitungan jam. Harga yang ditawarkan Rp57 ribu per kemasan, atau Rp11.400 per kilogram.
Kapolsek Sukosari, Iptu Andi Wiranata Tamba, menyebut kegiatan ini sebagai langkah konkret mendukung stabilisasi harga bahan pokok di pasaran.
“Antusias masyarakat sangat tinggi, dan kami berharap program ini mampu menstabilkan harga beras yang kini rata-rata di atas Rp70 ribu,” katanya.
Program serentak ini mendapat respon positif dari masyarakat. Salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini.
“Sebagai ibu rumah tangga, saya sangat terbantu. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan,” ungkapnya.
Dengan kolaborasi Polri dan Bulog, kegiatan ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan warga, tetapi juga menjaga kestabilan harga beras di Kabupaten Bondowoso. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

