Bendera Pusaka Lusuh di SDN 2 Gebangkerep Nganjuk Picu Keprihatinan
Bendera Merah Putih, yang merupakan simbol kedaulatan negara, terlihat dalam kondisi kusut dan lusuh saat berkibar, seolah luput dari perhatian pihak sekolah.
NGANJUK, SJP ̶ Pemandangan memprihatinkan ditemukan di lingkungan pendidikan, tepatnya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Gebangkerep, Dusun Plimping, Desa Gebangkerep, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu (8/11/2025).
Bendera Merah Putih, yang merupakan simbol kedaulatan negara, terlihat dalam kondisi kusut dan lusuh saat berkibar, seolah luput dari perhatian pihak sekolah.
Kondisi tersebut sontak memantik reaksi dari aktivis peduli lambang negara. Salah satunya, M. Ridwan, yang kemudian bergerak cepat mengganti bendera lama tersebut dengan yang baru.
"Kami sangat menyayangkan kondisi bendera yang tidak terawat ini. Bendera adalah simbol negara, sudah sepatutnya kita semua menjaganya dengan baik," ujar pria yang akrab disapa Mbh Gondrong, saat ditemui di lokasi penggantian.
Menurut Ridwan, bendera tersebut telah berada dalam kondisi tidak terawat selama lebih dari sebulan. Ia menyoroti minimnya kepedulian meskipun di lokasi tersebut terdapat proyek pekerjaan dan sering dilalui oleh guru-guru.
"Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap nilai-nilai kebangsaan dan semangat patriotisme, meskipun tidak ada yang peduli, apalagi ini di lingkungan pendidikan," tambahnya.
Aksi penggantian bendera ini dilakukan Ridwan secara sukarela, dengan harapan dapat memberikan contoh positif bagi para siswa dan pihak sekolah. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SDN 2 Gebangkerep tidak dapat dihubungi. Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Nganjuk, Puguh Harnoto, melalui pesan WhatsApp dan SMS juga belum mendapatkan respons.
Meskipun demikian, Danramil 0810/08 Baron, Kapten Jiantoc, menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian tersebut saat dihubungi via WhatsApp, meskipun ia baru menjabat dua hari.
"Terima kasih, sementara diredam dulu. Nanti kami akan segera koordinasikan ke Korwil (Koordinator Wilayah)," tegas Kapten Jiantoc.
Penggantian bendera ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, untuk lebih peduli dan menghargai simbol-simbol negara. Bendera Merah Putih yang berkibar dengan gagah adalah cerminan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

