Belum Ditetapkan, Gus Yahya Pastikan Penentuan Lokasi Muktamar NU Libatkan Kyai Sepuh
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan saat ini belum menentukan lokasi untuk pelaksanaan Muktamar NU ke 35. Gus Yahya, sapaan akrabnya, mengungkapkan penentuan lokasi muktamar NU akan dilakukan bersama-sama dengan para kyai sepuh.
KOTA KEDIRI, SMP - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan, saat ini belum menentukan lokasi untuk pelaksanaan Muktamar NU ke 35. Gus Yahya, sapaan akrabnya, mengungkapkan penentuan lokasi muktamar NU akan dilakukan bersama-sama dengan para kyai sepuh.
"Belum ada keputusan, yang ada baru usul sana usul sini, tapi belum diputuskan, nanti akan diputuskan bersama-sama dengan para kyai sepuh. Bersama dengan para mustasyar, sebagaimana yang diminta oleh para kyai sepuh dalam pertemuan-pertemuan yang telah dilakukan selama ini," tuturnya, Selasa, (14/4/2026).
Gus Yahya mengungkapkan PBNU sendiri telah mendapatkan sejumlah usulan terkait lokasi muktamar. Salah satu usulan lokasi yang masuk, adalah di Pondok Pesantren Lirboyo. Namun Gus Yahya menegaskan, lokasi belum diputuskan.
"Usulannya dari mana-mana. Ada Lirboyo, diusulkan, ada yang lain, minta, itu banyak," tambahnya.
Meski belum ditentukan, kemungkinan besar pilihan lokasi akan berada di lingkungan pondok pesantren. Baik itu di Pondok Pesantren Lirboyo atau pondok pesantren lainnya.
"Kita harapkan, bahwa muktamar ini, (berdasarkan) aspirasi yang cukup luas dari warga, diselenggarakan di Pondok Pesantren, itu yang pertama. Dan Pondok Pesantren ini memiliki bobot yang dapat dipandang menjadi landasan legitimasi yang kuat bagi hasil muktamar nantinya," jelasnya.
Gus Yahya juga mengungkapkan, Pondok Pesantren Al Falah Ploso juga menyatakan dukungannya, untuk membantu jika Ponpes Lirboyo diamanahi menjadi lokasi muktamar.
"Ploso, kemarin dari apa yang saya sendiri secara pribadi sowan kepada KH Nurul Huda dan dapat dawuh-dawuh beliau, Ploso nanti akan mem-backup saja apabila memang disepakati muktamarnya di Lirboyo," pungkas Gus Yahya.
Sebelum ini, Pondok Pesantren Lirboyo telah menyatakan siap jika nantinya diamanahi untuk menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35. Hal tersebut ditegaskan oleh salah satu pengasuh Ponpes Lirboyo KH Oing Abdul Muid Shoib.
"Melihatnya besarnya kecintaan para masyayikh Lirboyo terhadap Jam’iyah Nahdlatul Ulama, maka apabila nantinya benar-benar ditunjuk dan dipercayai, insyaAllah Lirboyo siap untuk melaksanakan amanah tersebut," tutur Gus Muid, sapaan akrab KH Oing Abdul Muid Shoib, Kamis, (9/4/2026).
Gus Muid menambahkan, Ponpes Lirboyo sendiri sudah punya pengalaman menjadi tuan rumah Muktamar NU, yakni pada tahun 1999. Kesiapan tidak hanya dari segi pengalaman tapi juga dari sisi fasilitas.
"Perlu diketahui bahwa Lirboyo juga memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan Muktamar NU, yakni pada tahun 1999. Selain itu, dari sisi sarana dan prasarana, kondisi Lirboyo saat ini alhamdulillah relatif lebih memadai," jelas Gus Muid. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

