Belum Ditemukan Unsur Sabotase, Polisi Selidiki Kebakaran RS Mitra Delima Malang
Kebakaran di RS Mitra Delima Malang diduga akibat arus pendek listrik. Polisi sedang menyelidiki penyebab pasti.
MALANG, SJP – Kebakaran melanda Rumah Sakit Mitra Delima di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (5/2/2025) dini hari. Api diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik di ruang server dan kelistrikan rumah sakit.
Kasi Humas Polres Malang AKP Ponsen Dadang Martianto mengungkapkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang staf rumah sakit yang mendengar suara letupan dari ruang server sekitar pukul 00.15 WIB. Dalam waktu singkat, api membesar hingga menyebabkan pemadaman listrik di sebagian gedung rumah sakit.
“Laporan masuk ke Polsek Bululawang sekitar pukul 00.30 WIB. Kami langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk membantu penanganan dan pengamanan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta,” ujar AKP Dadang, Rabu (5/2/2025).
Proses pemadaman melibatkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pabrik Gula Krebet, yang kemudian dibantu dua unit Damkar Kabupaten Malang. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 01.00 WIB.
Saat kejadian, rumah sakit tengah merawat puluhan pasien dewasa dan anak-anak. Seluruh pasien segera dievakuasi ke gedung rawat inap lain atau dirujuk ke rumah sakit terdekat.
“Evakuasi dilakukan dengan koordinasi antara petugas keamanan rumah sakit dan tenaga medis. Hal ini penting untuk memastikan tidak terjadi kepanikan di antara pasien dan keluarga mereka,” tambah AKP Dadang.
Hingga saat ini, penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran masih berlangsung. Pihak kepolisian sedang memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan dari beberapa saksi.
“Sejauh ini, tidak ditemukan indikasi adanya unsur kesengajaan atau sabotase. Namun, kami tetap melakukan pendalaman lebih lanjut,” jelas AKP Dadang.
Sebagai langkah pencegahan, AKP Dadang mengimbau seluruh fasilitas kesehatan untuk rutin memeriksa instalasi listrik.
“Kami mengimbau semua fasilitas kesehatan di wilayah ini untuk lebih rutin mengecek sistem kelistrikan. Sehingga potensi kejadian serupa dapat diminimalkan,” tutupnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

