Bayi Bekantan ke-8 Lahir di Batu Secret Zoo, Perkuat Komitmen Konservasi Satwa
Dengan capaian keberhasilan lahirnya anak bekantan ke 8, Jawa Timur Park Group menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program konservasi sekaligus menghadirkan wisata edukatif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai pembelajaran bagi masyarakat luas, khususnya dalam meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian satwa Indonesia
KOTA BATU, SJP – Jawa Timur Park Group kembali mencatatkan capaian dalam upaya konservasi satwa. Melalui Batu Secret Zoo, kelahiran bayi bekantan ke-8 pada 30 Januari 2026 menjadi kabar menggembirakan sekaligus bukti keberhasilan program pelestarian satwa endemik Indonesia.
Manager Marketing and Public Relation Jatim Park Group, Titik S. Aryanto pada Rabu (8/4/2026) bahwa kelahiran bayi bekantan ini bertepatan dengan peringatan Hari Primata Indonesia dan menjadi momen penting dalam penguatan konservasi spesies Bekantan yang berasal dari Kalimantan. Selain menambah koleksi satwa, kehadiran bayi bekantan juga menjadi simbol keberlanjutan program konservasi yang dijalankan secara konsisten.
"Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan destinasi wisata berbasis edukasi sekaligus pelestarian lingkungan," urainya.
Batu Secret Zoo sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata edukasi unggulan di Kota Batu yang menawarkan pengalaman interaktif bagi pengunjung. Exhibit bekantan di kawasan ini dirancang menyerupai habitat aslinya, lengkap dengan ekosistem daratan, pepohonan, hingga perairan yang memungkinkan pengunjung melihat aktivitas satwa dari berbagai sudut pandang.
Konsep three top view yang diterapkan memungkinkan pengunjung mengamati bekantan dari area atas, daratan, hingga bawah air melalui akuarium. Selain itu, desain kawasan yang mengadopsi nuansa arsitektur Kalimantan turut dilengkapi informasi edukatif mengenai budaya lokal dan karakteristik bekantan.
"Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya konservasi yang dilakukan secara berkelanjutan mampu memberikan hasil positif. Kami berharap kehadiran bayi bekantan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga, akan pentingnya menjaga kelestarian satwa endemik Indonesia,” pungkasnya. (***)
Editor : Rizqi Ardian
Sumber : jtp.id
What's Your Reaction?

