Banjir di Probolinggo Telan Korban Jiwa, Simak Imbauan BPBD untuk Masyarakat!

Dampak banjir tersebut tidak hanya menelan korban jiwa, namun juga merusak sejumlah infrastruktur seperti jembatan dan rumah warga.

11 Mar 2025 - 14:59
Banjir di Probolinggo Telan Korban Jiwa, Simak Imbauan BPBD untuk Masyarakat!
Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur saat melakukan proses evakuasi korban banjir. (Rahmad/SJP)

PROBOLINGGO, SJP - Banjir yang terjadi di Kabupaten Probolinggo merenggut satu korban jiwa. Kabar itu telah diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo.

"Korban yang telah meninggal adalah Abd Halil (59) dari Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron. Korban ditemukan pada malam hari oleh warga setempat," ucap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Probolinggo, R. Oemar Sjarief, Selasa (11/3/2025).

Abd Halil diketahui keluar rumah pada Senin (10/3/2025) sore dan tidak kembali hingga waktu berbuka puasa.

Keluarga korban menjadi panik dan mencari keberadaannya karena hujan deras dan banjir merendam permukiman warga setempat.

Akhirnya, korban ditemukan di sawah yang tergenang air dalam keadaan terbawa arus banjir hingga akhirnya meninggal dunia.

Oemar menyampaikan, hujan deras yang melanda Kabupaten Probolinggo menyebabkan 10 desa di tiga kecamatan terendam banjir. Yakni di Kecamatan Krejengan, Pajarakan, dan Kecamatan Maron.

Banjir terparah terjadi di Kecamatan Krejengan. Sebanyak enam desa terdampak banjir. Meskipun begitu, tidak ada korban jiwa di Kecamatan Krejengan.

Di Kecamatan Pajarakan, banjir juga melanda tiga desa. Yakni Desa Ketompen, Selogudig Wetan, dan Desa Selogudig Kulon. 

Sedangkan di Kecamatan Maron, Desa Brani Wetan menjadi daerah yang terdampak banjir.

"Hari ini kami melakukan asesmen lanjutan karena pada Senin (10/3/2025) malam fokus evakuasi warga rentan yang terjebak banjir ke tempat yang aman di beberapa titik," ujar Oemar.

Dampak banjir tersebut tidak hanya menelan korban jiwa, namun juga merusak sejumlah infrastruktur, seperti jembatan dan rumah warga.

Oemar mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada selama cuaca ekstrem. Karena bencana seperti banjir dan tanah longsor dapat terjadi kapan saja. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow