Banjir Bandang di Desa Sumber Salak Bondowoso, 2 Sepeda Motor Hilang Terhanyut

Menurut warga terdampak, kerugian yang dialaminya tersebut ditaksir sekira Rp 50 juta.

12 Mar 2025 - 22:55
Banjir Bandang di Desa Sumber Salak Bondowoso, 2 Sepeda Motor Hilang Terhanyut
Rumah warga Desa Sumber Salak yang teras galvalumnya ambruk diterjang banjir bandang (foto : yudis/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Akibat banjir bandang yang menerjang Desa Sumber Salak Kecamatan Curahdami, Rabu (12/3/2025) petang, menyebabkan plengsengan sekira 600 meter ambrol. 

Selain itu, akses jalan menuju ke balai desa setempat juga tergerus hingga 1 meter lebih, karena derasnya air, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

Parahnya, 1 rumah warga Desa Sumber Salak terdampak banjir bandang tersebut. Tidak hanya perabotan seperti meja dan kursi yang terseret derasnya air, teras rumah yang terbuat dari galvalum dan pagar besi pun ikut ambruk karena terjangan banjir bandang. 

"Satu sepeda listrik dan satu sepeda motor juga terseret banjir, tidak sempat bisa terselamatkan. Ya hilang sudah mas. Yang bisa diselamatkan 2 sepeda motor, itupun karena tersangkut," ungkap pemilik rumah, Hj Hotijah (60). 

Bahkan, stok sembilan bahan pokok (sembako) yang dijual di tokonya itu, ikut terhanyut banjir. 

"Habis semua mas, kan tadi airnya deras sekali dengan ketinggian hampir 1 meter. Stok bahan toko itu kan diletakkan di teras rumah," tukasnya dengan menunjukkan wajah melasnya. 

Menurut perempuan paruh paya yang akrab dipanggil Bu Angga ini, banjir tersebut menerjang rumahnya sekira pukul 18.00 WIB. 

"Setelah selesai melaksanakan buka puasa mas," katanya sembari membersihkan material lumpur yang masuk ke dalam rumahnya itu. 

Menurutnya, kerugian materiil akibat banjir bandang yang menerjang rumahnya tersebut sekira Rp 50 juta lebih. 

Sementara, Camat Curahdami, Saudia Yourdan Islami Taufik yang ikut memantau di lokasi banjir bandang di Desa Sumber Salak ini mengatakan, pihaknya belum bisa mengindentifikasi kerugian yang dialami warga setempat. 

"Kita masih belum bisa mengidentifikasi kerugian yang dialami warga. Kita bersama stakeholder terkait masih bergotong royong membersihkan sisa material banjir bandang," paparnya. 

"Besok pagi kita lanjutkan kerja baktinya, sekaligus membangun dapur umum untuk warga terdampak," pungkas pria yang menjabat Camat Curahdami selama 3,5 tahun ini. 

Hingga berita ini ditayangkan, air sungai masih terlihat deras. Warga dan stakeholder terkait juga terlihat masih dalam keadaan siaga. Ditakutkan terjadi banjir susulan. 

Bahkan, warga juga masih tampak membersihkan material banjir bandang berupa batu dan kayu-kayu yang menyumbat di jembatan. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow