Bangkit, Transformasi Kota Probolinggo Melalui Pariwisata dan Kolaborasi pada 100 Hari Kerja Wali Kota dr. Aminuddin-Wakil Wali Kota Hj. Ina Dwi Lestari
Dengan semangat “membangun dari hati”, kepemimpinan Aminuddin-Ina Dwi Lestari terus didorong oleh transparansi untuk memastikan masyarakat dapat memantau setiap perkembangan pembangunan.
KOTA PROBOLINGGO, SJP — Pasangan Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, Sp.OG (K)., M.Kes., dan Wakil Wali Kota, Hj. Ina Dwi Lestari, S.AP., M.Pd., yang dilantik Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Februari lalu, terus menunjukkan komitmennya mewujudkan visi “Kota Probolinggo yang Tangguh, Berkelanjutan, Sejahtera, Modern, dan Adaptif.”
Dalam 100 hari pertama kepemimpinan mereka, berbagai program kerja terukur telah diluncurkan, membawa dampak nyata bagi masyarakat.
Pariwisata sebagai Penggerak Ekonomi
Sektor pariwisata menjadi salah satu fokus utama Pemkot Probolinggo.
Berbagai destinasi dan event baru diluncurkan untuk menggeliatkan perekonomian, sekaligus memperkenalkan potensi lokal. Beberapa di antaranya:
1. Lomba Karapan Kambing dan Sapi
Digelar di Lapangan Jalan Progo, event ini tidak hanya menarik minat warga lokal, tetapi juga peserta dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, menunjukkan geliat pariwisata berbasis budaya.
2. Jelajah Rasa Nikmati Seni (Larasati)
Menyajikan hiburan, kesenian, dan kuliner UMKM di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, event ini menjadi ajang promosi produk lokal sekaligus ruang interaksi masyarakat.
3. Festival Gir Sereng
Mengusung konsep nostalgia tempo dulu di Pantai Permata, festival ini menghadirkan seni tradisional, kuliner khas, dan dekorasi bernuansa vintage, menarik minat wisatawan.
4. Harmoni Museum
Digelar untuk menghidupkan Museum Probolinggo sebagai destinasi wisata edukatif, event ini menampilkan pertunjukan seni dari pegiat budaya setempat.
5. Lomba Mancing Bandeng
Wakil Wali Kota Hj. Ina Dwi Lestari turut serta memeriahkan lomba ini, yang juga menjadi sarana promosi sektor perikanan air payau Kota Probolinggo.
Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan
Selain pariwisata, Pemkot Probolinggo gencar membangun dari tingkat kelurahan.
Pelatihan UMKM dan festival seperti Festival Sumber Mata Air Sentong tidak hanya meningkatkan ekonomi, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pelestarian lingkungan.
Kolaborasi untuk Perubahan Nyata
Wali Kota Probolinggo, Aminuddin menegaskan, 100 hari pertama hanyalah awal. “Ini adalah started*. Program-program prioritas yang telah kami lakukan menjadi landasan kuat untuk langkah selanjutnya.Bersama rakyat, kami akan terus bekerja menghadirkan perubahan nyata,” ujarnya.
“Alhamdulillah, tak terasa, saya dan Bu Wakil sudah melaksanakan program kerja di 100 hari pertama. Meski demikian, tentu ini bukan pencapaian yang selesai sampai di sini saja. Bagi kami, ini adalah started. Bahwa program-program prioritas yang telah kami lakukan ini landasan yang kuat, bagaimana program-program yang akan kami lakukan selanjutnya. Bersama rakyat kami akan terus bekerja yang menghadirkan perubahan nyata,” tambah Wali Kota dr. Aminuddin didampingi Wakil Wali Kota Hj. Ina Dwi Lestari.
Dengan semangat “membangun dari hati”, kepemimpinan Aminuddin-Ina Dwi Lestari terus didorong oleh transparansi melalui DasboardKota Probolinggo, memastikan masyarakat dapat memantau setiap perkembangan pembangunan.
Probolinggo siap melesa, dengan pariwisata, kolaborasi, dan gotong royong sebagai kuncinya. (***)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

