Bak Film Laga, Korban Ganjal ATM Kejar Pelaku Sendirian Gunakan Mobil

Dengan berani, korban langsung menabrakkan mobilnya ke mobil pelaku, tepat sesaat ketika salah satu pelaku hendak keluar mobil dengan tujuan gerai ATM.

30 Jan 2025 - 18:59
Bak Film Laga, Korban Ganjal ATM Kejar Pelaku Sendirian Gunakan Mobil
Kondisi para tersangka usai diamankan Polsek Paiton. (PolsekPaiton/SJP)

PROBOLINGGO, SJP - Tertangkapnya pelaku ganjal ATM di Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, terjadi begitu heroik dan mirip film laga. Korban dengan berani, mengejar pelaku menggunakan mobilnya.

Hal itu terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan polisi terhadap korban bernama Roni Wijaya, warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton. 

Peristiwa itu bermula di gerai ATM depan RS Rizani Paiton pada Rabu (29/1/2025) sekira pukul 23.00 WIB. Kapolsek Paiton, AKP Maskur Anshori, membenarkan aksi heroik yang terjadi di wilayah hukumnya itu.

Semula, korban hendak mengambil ATM di gerai tersebut seorang diri.

“Namun saat memasukkan kartu ke dalam slot kartu, tidak bisa masuk sepenuhnya, seperti ada sesuatu yang mengganjal,” jelas kapolsek, Kamis (30/1/2025).

Sementara beberapa pelaku, terlihat seolah mengantri hendak ambil uang juga di ATM tersebut. Melihat korban tak kunjung keluar, salah satu pelaku masuk dan menawarkan bantuan pada korban.

AKP Maskur menjelaskan, modus pelaku seolah memberikan bantuan, dengan cara meminta korban untuk menekan tombol kombinasi PIN.

“Yang pertama pelaku tidak kelihatan, jadi kedua kalinya, pelaku minta korban untuk menekan PIN nya lagi, kali ini berhasil,” jelas dia.

Setelah berhasil mengintip PIN ATM korban, pelaku ini kembali keluar. Padahal sebelumnya, korban berasumsi niat pelaku ini baik dan mau membantu. Sejurus kemudian, pelaku lain masuk dan menyarankan korban untuk minta bantuan satpam rumah sakit.

“Ketika korban keluar itulah, pelaku kedua ini mencabut ATM korban dan kabur dengan mobil minibus putih Nopol B 1749 VOP ke arah barat,” lanjutnya.

Menyadari itu, korban langsung sigap mengendarai mobilnya dan mengejar para pelaku. Hingga akhirnya terkejar dan mobil pelaku ini nampak berada di depan ATM sekitar pertigaan Paiton.

Dengan berani, korban langsung menabrakkan mobilnya ke mobil pelaku, tepat sesaat ketika salah satu pelaku hendak keluar mobil dengan tujuan gerai ATM.

Mendapat tabrakan itu, pelaku langsung kabur lagi. Namun jalur yang dipilihnya bukan lagi arah pantura. Melainkan belok kiri ke arah Kecamatan Pakuniran.

Kendati seorang diri, korban tetap mengejar pelaku. Korban sempat minta bantuan ke Polsek Paiton yang berada di jalur tersebut. Lalu kembali mengejar para pelaku yang kabur ke arah selatan.

“Rupanya pelaku ini tidak menguasai medan dan putar balik, ketika itulah korban melihat mobil pelaku dan langsung menabrak samping, sehingga mobil kehilangan keseimbangan dan menabrak garasi warga,” tutur Kapolsek.

Keributan itu, mengundang perhatian warga lain, yang langsung membantu menyergap para pelaku yang berjumlah empat orang. Tiga orang berhasil diamankan, serta sempat menjadi bulan-bulanan warga yang marah. Anggota Polsek Paiton yang sebelumnya dimintai bantuan oleh korban pun sigap mengamankan pelaku.

“Kami masih melakukan pemeriksaan intensif pada para pelaku. Sejumlah barang bukti juga sudah kami amankan,” tutup kapolsek.

Barang bukti yang diamankan antara lain HP para pelaku, kartu identitas dan mobil putih dengan plat nomor B 1749 VOP yang digunakan para pelaku. Para pelaku ini, merupakan warga luar daerah dan diduga sudah menjalankan aksinya di beberapa daerah lain.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang pelaku ganjal ATM berhasil ditangkap di Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur pada Kamis (30/1/2025) dini hari. Para pelaku sempat menjadi sasaran amuk massa, lantaran mencoba kabur saat hendak ditangkap.

Mereka adalah Sirojuddin, (37) Kampung Kolelet RT 03 RW 03 Kelurahan Ranca Kelapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Kemudian, Alen Candra (34) warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Dua tersangka lainnya adalah M. Daud (27) dan Afrizal yang merupakan warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow