Ayah dan Anak Tertimbun Tanah Longsor, BPBD Jombang Datangkan Alat Berat

Lima korban tertimbun tanah longsor. Tiga di antaranya berhasil dievakuasi. Sementara dua lainnya masih dalam timbunan tanah

23 Jan 2025 - 12:15
Ayah dan Anak Tertimbun Tanah Longsor, BPBD Jombang Datangkan Alat Berat
Tim gabungan masih berusaha untuk menemukan dua orang korban tanah longsor di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang yang belum ditemukan. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP – Jumlah korban dalam tragedi tanah longsor di Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang bertambah. Semula empat orang, kini menjadi lima orang. Beruntung tiga di antaranya berhasil dievakuasi.

Namun, meski tiga korban berhasil diselamatkan dari reruntuhan tanah, masih ada dua korban yang sampai saat ini belum ditemukan. Diduga kuat, dua korban tersebut masih di dalam tanah. Sampai saat ini, upaya pencarian terus dilakukan.

"Korban ada lima orang. Tiga di antaranya sudah diselamatkan dan diarahkan ke rumah sakit. Sementara yang dua belum dievakuasi," ucap Pelaksana Harian (Plh) Kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Wiku Birawa F. Dias Quintas, Kamis (23/1/2025). 

Disebutkannya, tanah longsor yang disebabkan hujan deras itu menimbun empat rumah dan lima orang korban. Tiga orang sudah dievakuasi ke rumah sakit. Sementara dua orang lainnya, yakni Ducha Ismail (58) dan anaknya, Nadin (9) masih tertimbun tanah.

"Kondisi tiga orang selamat. Namun ada luka dan sudah dibawa ke rumah sakit," ungkap Wiku.

Tim gabungan kini tengah fokus melakukan pencarian terhadap dua orang korban yang belum ditemukan. Untuk mempermudah pencarian dan proses evakuasi, BPBD Kabupaten Jombang mendatangkan alat berat berukuran kecil.

Sementara beberapa petugas lainnya tengah fokus melakukan pembersihan area yang tertimpa longsor sekaligus melakukan perbaikan terhadap jaringan listrik yang terdampak tanah longsor. 

"Upaya yang kita lakukan pembersihan, pengamanan jaringan listrik dan mendatangkan alat berat ukuran kecil karena terbatas akses. Sekarang ini fokus kita adalah mencari korban," terangnya. 

Diberitakan sebelumnya, tanah longsor terjadi di Dusun Banturejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang pada Kamis (23/1/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

Bencana di pagi buta itu mengakibatkan empat rumah warga tertimbun. Lima orang dilaporkan menjadi korban. Tiga di antaranya mengalami luka berat. Dua korban lainnya belum diketahui keberadaannya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow