Arus Lalu Lintas Nataru di Tulungagung Diprediksi Naik 10-20 Persen, Polisi Siapkan Rekayasa Jalan
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, mengatakan peningkatan arus lalu lintas diprediksi terjadi pada 24-26 Desember serta 30-31 Desember 2025. Sementara arus balik diperkirakan memuncak pada 2, 3, dan 4 Januari 2026.
TULUNGAGUNG, SJP - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulungagung memprediksi adanya peningkatan arus kendaraan selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. Lonjakan volume kendaraan diperkirakan terjadi pada sejumlah tanggal tertentu, terutama menjelang dan sesudah pergantian tahun.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, mengatakan, peningkatan arus lalu lintas diprediksi terjadi pada 24-26 Desember serta 30-31 Desember 2025. Sementara arus balik diperkirakan memuncak pada 2, 3, dan 4 Januari 2026.
“Untuk peningkatannya diperkirakan sekitar 10 sampai 20 persen dibandingkan hari normal. Puncaknya kemungkinan di tanggal 24 sampai 26 dan 30 sampai 31, sedangkan arus balik di tanggal 2, 3, dan 4,” ujar AKP Taufik, Senin (22/12/2025).
Ia menyebut, sejumlah titik rawan kepadatan masih menjadi perhatian utama petugas, salah satunya Jalur Lintas Selatan (JLS). Jalur tersebut kerap dipadati kendaraan wisatawan yang menuju kawasan pantai.
“Daerah rawan tetap di JLS, karena destinasi wisata seperti Pantai Prigi sekarang semakin ramai dan jadi tujuan favorit masyarakat,” jelasnya.
Mengantisipasi kepadatan, Satlantas Polres Tulungagung telah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas, khususnya pada malam pergantian tahun. Rekayasa akan difokuskan di pusat keramaian yang berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan.
“Rekayasa lalu lintas akan kita laksanakan saat malam Tahun Baru. Di alun-alun dan GOR kemungkinan ada kegiatan, sehingga alun-alun akan kita tutup total,” terangnya.
Penutupan tersebut akan diiringi dengan pengalihan arus dari seluruh arah. Kendaraan yang menuju kawasan alun-alun akan dialihkan baik dari arah barat, timur, utara, maupun selatan.
Selain itu, AKP Taufik juga menegaskan bahwa ruas JLS Brumbun-Sine saat ini belum dapat difungsikan secara penuh. Pasalnya, jalur tersebut masih dalam tahap pengerjaan.
“Untuk JLS yang Brumbun-Sine itu masih tahap pengaspalan, belum nyambung dan belum dibuka. Informasinya sampai akhir tahun ini masih pengerjaan,” katanya.
Ia memperkirakan jalur tersebut baru bisa difungsikan pada momentum Lebaran mendatang apabila pengerjaan rampung.
Terkait kemungkinan penerapan sistem satu arah (one way) di JLS Tulungagung-Trenggalek, AKP Taufik menegaskan kebijakan tersebut bersifat situasional.
“Kalau memang terjadi kepadatan seperti tahun lalu, maka bisa kita terapkan one way. Tapi kalau tidak ada kepadatan, tentu tidak kita berlakukan. Semua situasional,” pungkasnya.
Satlantas Polres Tulungagung mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu perjalanan agar terhindar dari kepadatan selama libur Nataru. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

