Arus Balik Gratis di Madiun, 7 Bus Berangkatkan 350 Pemudik ke Jakarta dan Surabaya

Pemerintah Kota Madiun memberangkatkan 7 bus arus balik gratis Lebaran 2026 untuk sekitar 350 pemudik dengan tujuan Jakarta dan Surabaya.

25 Mar 2026 - 10:00
Arus Balik Gratis di Madiun, 7 Bus Berangkatkan 350 Pemudik ke Jakarta dan Surabaya
Pelepasan peserta arus balik gratis Lebaran 2026 oleh Pemerintah Kota Madiun dengan menggunakan bus menuju Jakarta dan Surabaya. (Foto: Beritasatu.com)

MADIUN, SJP — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memberangkatkan tujuh unit bus dalam program arus balik gratis Lebaran 2026 yang diikuti sekitar 350 peserta, Selasa (24/3/2026).

Program ini diselenggarakan untuk membantu warga perantau kembali ke kota tujuan dengan aman tanpa beban biaya transportasi.

Pelepasan peserta arus balik gratis dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dari total armada yang diberangkatkan, lima bus merupakan milik Pemkot Madiun, sedangkan dua unit bus lainnya merupakan dukungan dari Pelindo melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.

Bagus menjelaskan, program arus balik gratis tahun ini difokuskan pada dua rute utama, yaitu Jakarta dan Surabaya. Sebanyak tiga bus diberangkatkan menuju Jakarta, sementara empat bus lainnya melayani rute Surabaya.

Menurutnya, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan transportasi bagi masyarakat, meskipun harus menyesuaikan dengan kondisi efisiensi anggaran.

"Tahun ini kami hanya menyediakan program balik gratis karena adanya efisiensi anggaran. Namun program tetap berjalan dengan dukungan berbagai pihak," ujar Bagus, Rabu (25/3/2026).

Salah satu peserta program arus balik gratis, Ghalia Farras (18), mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia sebelumnya sempat tidak mendapatkan kuota sebelum akhirnya memperoleh kursi dari pembatalan peserta lain.

Program arus balik gratis ini tidak hanya membantu meringankan biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor.

"Upaya ini dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode arus balik Lebaran," ungkap Ghalia.

Sumber: Beritasatu.com

Penulis: Rainila Otek, Mahasiswa Magang Unitri Malang 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow