Apel HUT Pramuka di Kabupaten Pasuruan, Kak Shobih: Pramuka harus menjadi Gelombang bukan Gelembung

Lebih lanjut, Kak Shobih menegaskan, seluruh kader Pramuka harus kuat, berintegritas dan berkarakter kebangsaan dengan nilai-nilai Dasa Darma yang tertanam di dalam diri masing-masing anggotanya. Bagaimana menjadi gelombang yang berpendidikan dan berintegritas. Jadi tidak mudah terbawa arus seperti yang diibaratkan laiknya gelembung.

31 Aug 2025 - 15:16
Apel HUT Pramuka di Kabupaten Pasuruan, Kak Shobih: Pramuka harus menjadi Gelombang bukan Gelembung
Wakil bupati menyapa para peserta apel hari Pramuka (foto isbi/SJP)

KABUPATEN PASURUAN, SJP — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pasuruan,  Shobih Asrori, memberikan apresiasi kepada para Camat dan Kwartir Ranting (Kwarran) atas kontribusinya dalam memajukan gerakan kepanduan di wilayahnya. Penghargaan itu diserahkan saat dirinya memimpin Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-64.

Dalam kesempatan tersebut, piagam penghargaan diberikan Kak Shobih kepada sejumlah camat, antara lain Camat Bangil, Camat Beji, Camat Gempol, Camat Kraton, Camat Prigen, Camat Purwodadi, Camat Rembang, Camat Sukorejo, dan Camat Purwosari. Selain itu, penghargaan serupa juga diberikan kepada belasan Kwarran serta penyematan tanda penghargaan kepada pelatih dan pembina Gerakan Pramuka Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutan singkatnya, Kak Shobih menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya kepada para pelatih dan pembina atas peran aktifnya dalam merancang, melaksanakan kegiatan inovatif sekaligus melakukan pembinaan karakter dan ketrampilan kepada peserta didiknya. Hal yang sama juga ditujukan bagi para camat atas dukungan penuhnya terhadap memfasilitasi, membina, membimbing dan memperkuat gerakan Pramuka di wilayahnya.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemda, para Camat khususnya di Bakorwil Barat. Camat Kraton, Rembang, Bangil, Beji, Pandaan, Prigen, Sukorejo yang memberikan dukungan nyata terhadap gerakan Pramuka. Kepada seluruh anggota Pramuka, saya mengucapkan Selamat Hari Pramuka ke-64,” ucapnya pada hari Selasa (26/8/2025). 

Dengan tema peringatan “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, Kak Shobih menyebutkan bahwa hal itu sebagai tekad dan komitmen bersama untuk terus memperkuat jati diri Pramuka. Siap menjadi garda terdepan dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan senantiasa memegang teguh ideologi Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal.

“Tantangan ke depan sangat kompleks, kita menghadapi era digitalisasi, disrupsi dan dinamika sosial. Bullying, pornografi, tawuran pelajar, masuknya budaya asing yang perlahan mengikis semangat gotong royong generasi muda. Maka gerakan Pramuka harus hadir. Pramuka sekarang harus menjadi gelombang. Jangan menjadi gelembung,” tandasnya. 

Lebih lanjut, Kak Shobih menegaskan, seluruh kader Pramuka harus kuat, berintegritas dan berkarakter kebangsaan dengan nilai-nilai Dasa Darma yang tertanam di dalam diri masing-masing anggotanya. Bagaimana menjadi gelombang yang berpendidikan dan berintegritas. Jadi tidak mudah terbawa arus seperti yang diibaratkan laiknya gelembung.

“Kelak, kader Pramuka akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Karena itu, sesuai dengan tema peringatan, maka ketahanan bangsa harus kita bangun sejak dini. Mencakup ketahanan semuanya, termasuk ketahanan pangan yang digagas oleh Presiden RI,” tuturnya.

Sementara itu, dalam Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-64 yang digelar di Alun-alun Bangil tersebut diwarnai dengan penampilan ciamik dari para pelajar di Kabupaten Pasuruan. 

Diawali dengan performa tari Ladoyo dari Prigen, tari Garuda Kecil dari Bangil dan tari Jaripa dari Pandaan. Ketiganya mendapatkan applause meriah dari Kak Shobih dan seluruh peserta upacara yang hadir. 

Tidak berhenti di situ saja. Kemeriahan acara semakin bertambah dengan penampilan Drumband SMA Taruna Madani yang begitu atraktif dan kompak dalam memainkan masing-masing alat musiknya. Dibawah komando beberapa Mayoret, performa seluruh anggotanya berhasil membuat para tamu undangan berdecak kagum dan bertepuk tangan meriah selama pertunjukan berlangsung. 

Teriknya sang Surya tidak mengurangi kelincahan koreografi dari masing-masing pemain musik dalam mengharmonikan alunan nada penggugah semangat.

Sebagai penutup rangkaian upacara, flashmob tari Tabole-bole oleh seluruh peserta kegiatan kian menyemarakkan suasana. Tidak berselang lama, Kak Shobih mengunjungi stan dari beberapa Kwarran yang menampilkan beragam produk UMKM/IKM unggulannya. Sembari berinteraksi dengan para pelatih dan pembina Pramuka yang turut memberikan pendampingan kepada pegiat ekonomi kreatif di Kabupaten Pasuruan tersebut. (***)

Editor: Danu S 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow