Antisipasi Kelangkaan Elpiji, Warga Gresik Ciptakan Kompor Alternatif Berbahan Minyak Jelantah
Limbah minyak goreng warga yang selama ini terbuang sia-sia, kini bisa digunakan lebih bermanfaat. Cara mengoperasikan kompor ini pun cukup mudah.
GRESIK, SJP — Warga Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, menciptakan kompor alternatif berbahan limbah minyak goreng. Kompor itu didesain khusus oleh Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat (KPP) Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) Randuboto.
Kepala Desa (Kades) Randuboto, Andhy Sulandra mengatakan, kompor alternatif berbahan minyak jelantah itu merupakan bentuk inovasi dari Pemerintah desa (Pemdes) Randuboto untuk mengantisipasi apabila ada kelangkaan tabung Elpiji.
Limbah minyak goreng warga yang selama ini terbuang sia-sia, kini bisa digunakan lebih bermanfaat. Cara mengoperasikan kompor ini pun cukup mudah. Tabung kompor diisi dengan minyak jelantah yang diatur tetesannya menggunakan kran khusus.
Kemudian, cukup membasahi selembar tisu dengan sedikit minyak jelantah, untuk kompor siap dinyalakan pada tungku. Turut dipasang blower kecil yang terhubung dengan listrik dinyalakan untuk mengatur besarnya api.
“Untuk mematikan kompor, cukup matikan blower, tutup kran minyak, dan setelah api mengecil, padamkan dengan kain basah,” jelas Andhy, Senin (5/5/2025).
Andhy menyampaikan, inovasi kompor hemat dan ramah lingkungan itu tercipta melalui serangkaian uji coba dan modifikasi. Kompor itu resmi diperkenalkan kepada warga, khususnya ibu-ibu rumah tangga, dalam pertemuan di Balai Desa Randuboto.
Proses pengembangan terus dilakukan agar lebih banyak unit kompor yang bisa dimanfaatkan. Warga cukup mengganti biaya produksi sebesar Rp225.000 per unit.
Salah satu ibu rumah tangga, Mastutik mengungkapkan, dengan menggunakan kompor alternatif tersebut, diharapkan bisa membantu saat terjadi kelangkaan tabung Elpiji.
"Konsumsi listrik untuk blower sangat kecil. Hanya sekitar Rp10.000 per bulan. Artinya, inovasi ini bukan hanya membantu dapur tetap mengepul, tapi juga mengurangi pengeluaran bulanan rumah tangga," ujarnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

