Antisipasi Kebakaran, Pekerja Industri Rokok di Jombang Dapat Pembekalan Damkar
Kegiatan pelatihan difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang dan berlangsung selama 6 hari, dari tanggal 7 sampai 12 Juli 2025. Peserta merupakan perwakilan dari 4 perusahaan di Mitra Produksi Sigaret (MPS) dari Kecamatan Ngoro, Ploso, Perak dan satu pabrik Sehat Tentrem.
JOMBANG, SJP—Potensi kebakaran di lingkungan pabrik menjadi alasan untuk sejumlah pekerja pabrik rokok mendapat pelatihan pemadam kebakaran (damkar). Kegiatan yang diikuti oleh puluhan orang itu berlangsung di Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT-BLK) Jombang, Rabu (9/7/2025) kemarin.
Kegiatan pelatihan difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang dan berlangsung selama 6 hari: mulai 7–12 Juli 2025. Peserta merupakan perwakilan dari empat perusahaan di Mitra Produksi Sigaret (MPS) dari Kecamatan Ngoro, Ploso, Perak dan satu pabrik Sehat Tentrem.
"Pekerja juga dipahamkan pentingnya 5R. Yakni ringkas, rapi, resik, rawat, dan rajin, di lingkungan kerja untuk menciptakan budaya kerja yang lebih baik dan mendukung mitigasi kebakaran di tempat kerja" ujar Kepala Disnaker Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, Kamis (10/7/2025).
Nantinya, menurut Isawan peserta pelatihan bisa menjadi agen dalam satu regu di perusahaan rokok jika terjadi kebakaran. Setidaknya mereka bisa melakukan mitigasi awal dan sigap melakukan koordinasi dengan pemadam kebakaran.
Selain pelatihan bagi pekerja industri hasil tembakau (IHT), Disnaker juga melaksanakan pelatihan keterampilan bagi keluarga pekerja. Mengingat hampir 95 persen pekerja rokok ini kalangan perempuan.
"Sebagian besar pekerja industri rokok adalah perempuan. Kami ingin memberikan keterampilan tambahan untuk anggota keluarga mereka agar ekonomi rumah tangga lebih baik, semakin harmonis dan pekerja rokok tetap produktif," beber Isawan.
Bupati Jombang H. Warsubi melalui Disnaker berharap, program ini dapat mendukung iklim investasi di kabupaten Jombang.
"Dengan meningkatkan kompetensi pekerja, kami ingin mempertahankan dan meningkatkan investasi di Jombang," pungkas Isawan. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

