Angin Kencang Terjang Wilayah Turen, Pohon Tumbang Timpa Seorang Lansia
Angin kencang di Turen merobohkan pohon trembesi dan menimpa rumah Jasim (78). Korban terluka dan dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan
MALANG, SJP – Angin kencang serta hujan yang melanda wilayah Kecamatan Turen, Kabupaten Malang pada Ahad (9/3/2025) sore, menyebabkan pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menimpa sebuah bangunan semi permanen.
Peristiwa nahas ini terjadi di Jalam Raya Bendil, Dusun Trimo, Desa Sawahan, sekitar pukul 15.00 WIB. Bangunan yang tertimpa pohon tersebut dihuni oleh Jasim (78), seorang lanjut usia (lansia) yang saat kejadian sedang berada di dalam rumah.
Dia mengalami luka pada tangan kiri yang terjepit material pohon tumbang. Korban segera dievakuasi oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang dan dilarikan ke RSUD Kanjuruhan untuk mendapatkan perawatan medis.
Pada Senin (10/3/2025) pukul 10.00 WIB, Jasim menjalani operasi akibat luka yang dideritanya itu.
Petugas gabungan dari BPBD, Muspika Turen, perangkat desa, PMI, serta relawan dan masyarakat setempat langsung melakukan pembersihan material pohon tumbang.
Sementara itu, bantuan darurat berupa paket sembako, peralatan makan, sandang, dan kebutuhan lain telah disalurkan kepada korban.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan menyebut, tim reaksi cepat (TRC) telah turun ke lokasi sejak Senin pagi untuk melakukan asesmen serta membantu pemulihan kondisi di lapangan.
"Hingga saat ini, pembersihan material pohon dan bangunan masih berlangsung. Kami juga memastikan kebutuhan dasar korban telah terpenuhi," ujarnya, Senin (10/3/2025)
Sadono mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Malang.
"Kami mengingatkan warga agar berhati-hati. Terutama saat terjadi hujan deras dan angin kencang. Jika menemukan pohon yang berpotensi tumbang, segera laporkan agar bisa ditindaklanjuti lebih awal," pungkasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

