Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono, Polisi Selidiki Asal-usulnya
Tas kuning berisi 155 butir amunisi ditemukan di KM 604A Tol Ngawi–Kertosono, Madiun. Polisi masih menyelidiki pemilik dan asal-usulnya.
MADIUN, SJP — Suasana tol yang biasanya lengang berubah tegang pada Jumat (15/8/2025) pagi. Sebuah tas kain berwarna kuning, tergeletak di KM 604A Tol Ngawi–Kertosono, wilayah Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, ternyata menyimpan isi yang mengejutkan: 155 butir peluru dari dua jenis senjata api.
Penemuan ini bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika seorang petugas kebersihan tol sedang menyapu area. “Saat dibuka, ternyata isinya ratusan butir peluru,” ungkap Ipda Ichsan Novianto, Kanit Pidum Satreskrim Polres Madiun.
Petugas Jasa Marga segera melapor ke PJR Tol, lalu diteruskan ke Polres Madiun. Tim Inafis bersama unit piket langsung mengamankan lokasi. Dari pemeriksaan awal, amunisi itu terdiri dari 113 butir peluru laras panjang dan 42 butir peluru laras pendek.
“Semua amunisi sudah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Ichsan. Polisi juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur untuk mengidentifikasi senjata yang cocok dengan amunisi tersebut, sekaligus memeriksa sidik jari di tas yang ditinggalkan.
Hingga kini, pemilik tas dan motif di balik penempatan amunisi di pinggir tol masih misterius. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi sekecil apa pun untuk segera melapor demi mempercepat pengungkapan kasus ini. (**)
Sumber: Beritasatu.com
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

