Angin Kencang di Wringin Bondowoso Robohkan Pohon Pete dan Lukai Pengendara
Angin kencang menyebabkan pohon pete tumbang di Kecamatan Wringin, Bondowoso. Akses jalan sempat tertutup total dan tiga pengendara dari satu keluarga mengalami luka.
BONDOWOSO, SJP – Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Jumat (16/1/2026) sore, nyaris merenggut nyawa satu keluarga. Sebuah pohon pete berukuran besar tumbang dan menimpa pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Raya Wringin, Desa Sumber Malang.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.30 WIB. Sepasang suami istri bersama anak perempuannya tengah melintas menggunakan sepeda motor akan pergi ke pondok pesantren di Kecamatan Wringin, tiba-tiba pohon di tepi jalan roboh dan menutup seluruh badan jalan. Selain sepeda motor, sebuah mobil pikap Chevrolet yang berada di lokasi juga ikut tertimpa.
Akibat kejadian tersebut, Kasno (42) mengalami luka cukup serius berupa dislokasi bahu kanan dan luka robek di kaki kanan. Sementara istrinya, Murni Antika (28), mengalami memar di paha kanan, dan sang anak, Humaira Abidah Najma, mengalami luka lecet di lengan kiri. Ketiganya segera dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga melalui pesan WhatsApp.
“Begitu laporan masuk, tim BPBD langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, meski satu korban mengalami luka berat,” ujar Kristianto saat dikonfirmasi.
Menurutnya, tumbangnya pohon disebabkan kondisi cuaca ekstrem yang ditandai hujan dan angin kencang di wilayah tersebut. Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat melintas di jalur yang banyak ditumbuhi pepohonan besar.
“Cuaca saat ini masih tidak menentu. Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dan angin kencang. Jika melihat pohon rawan tumbang, segera laporkan ke aparat desa atau BPBD,” tegasnya.
Proses evakuasi pohon tumbang dilakukan secara gotong royong oleh petugas BPBD, pemerintah desa, dan warga setempat. Akses jalan yang sempat tertutup total akhirnya dapat kembali dilalui sekitar pukul 15.00 WIB.
Plt Kalaksa BPBD memastikan, hingga sore hari kondisi wilayah Kabupaten Bondowoso terpantau aman dan terkendali. Setelah mendapatkan perawatan medis, seluruh korban telah diperbolehkan pulang ke rumah.
“Situasi terakhir terpantau aman dan kondusif. Kami tetap siaga dan memantau perkembangan cuaca,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

